<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<atom:link href="https://thurneysensimanjuntak.com/category/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<description>Ruang Berbagi Lewat Tulisan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Dec 2021 06:31:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.2.20</generator>

<image>
	<url>https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-Thur-Sketsa-1-32x32.jpg</url>
	<title>Pendidikan &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Guru Abad 21 Harus Adaptif dan Pembelajar</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/12/11/guru-abad-21-harus-adaptif-dan-pembelajar/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/12/11/guru-abad-21-harus-adaptif-dan-pembelajar/#comments</comments>
				<pubDate>Sat, 11 Dec 2021 06:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[GuruAbad21]]></category>
		<category><![CDATA[KOCOSchools]]></category>
		<category><![CDATA[KompetensiGuru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=1895</guid>
				<description><![CDATA[Dua tahun menjelang pensiun, Sutarno berhadapan dengan tantangan berat. Masa pandemi Covid-19 menuntutnya belajar hal yang baru, mengajar dengan cara daring (online). Tentu bukan hal <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2021/12/11/guru-abad-21-harus-adaptif-dan-pembelajar/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1896" aria-describedby="caption-attachment-1896" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="wp-image-1896 size-medium" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/sutarno-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/sutarno-300x300.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/sutarno-150x150.jpg 150w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/sutarno.jpg 716w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-1896" class="wp-caption-text">Sumber gambar: Instagram @Sutarno.hrjosntono</figcaption></figure>
<p>Dua tahun menjelang pensiun, Sutarno berhadapan dengan tantangan berat. Masa pandemi Covid-19 menuntutnya belajar hal yang baru, mengajar dengan cara daring (<em>online</em>).</p>
<p>Tentu bukan hal yang mudah baginya. Pasalnya, Sutarno bukanlah seorang guru milenial, yang notabene generasi yang melekat dengan teknologi informasi dan komunikasi.</p>
<p>Meskipun demikian, Sutarno tak pernah gentar dan tidak ada kata menyerah dalam kamusnya. Pengalaman mengajar di berbagai masa, ternyata telah menempanya menjadi guru yang adaptif dengan berbagai perubahan. Sutarno sudah terbiasa berselancar di tengah-tengah gelombang perubahan. Kemampuannya beradaptasi, justru menjadi sebuah keunggulan baginya. Bahkan, sering sekali  kami guru-guru yang lebih muda berdecak kagum dengan ide-ide dan karyanya dalam mengajar.</p>
<p>Tak dinyana, Sutarno ternyata mampu memadu potensi serta kreativitasnya dengan teknologi terkini.</p>
<p>Selain itu, Sutarno memiliki keunggulan lain dalam merangkai kata dengan suaranya yang khas. Hal itu tentu mampu membuat para siswa terpukau ketika mendengarnya bercerita sejarah. Baik ketika pembelajaran secara daring maupun melalui video pembelajaran yang sudah diunggahnya di berbagai media sosial.</p>
<p><iframe title="Sutarno - Merawat Telaga Air Kehidupan" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/naK2iCDmVW8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Tidak salah lagi kalau seorang teman kerja (guru) berkata bahwa Sutarno adalah sosok yang berhasil memberikan “nyawa” pada setiap kata-katanya. Bahkan tidak keliru kalau beberapa Lembaga pemerintah seperti Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pernah mengapresiasi karyanya pada masa pandemi ini.</p>
<p>Dari sosok Sutarno, ada dua hal yang perlu dipelajari para guru masa kini. Guru itu harus seorang yang <strong>adaptif</strong> dan sekaligus <strong>pembelajar</strong>.</p>
<p>Kita pasti pernah merasakannya, terkadang perubahan itu datangnya tak terduga dan tidak direncanakan. Seperti masa sekarang, pandemi Covid-19 telah mengubah berbagai kebiasaan kita. Bahkan, tidak ada yang menduga cara pembelajaran juga akan berubah, dilakukan secara daring. Sehingga tidak sedikit guru yang siap menghadapi perubahan tersebut.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-1902 alignright" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/thu-300x213.jpg" alt="" width="300" height="213" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/thu-300x213.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/thu-768x545.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/thu-1024x726.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/thu.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Guru yang mampu beradaptasi dengan gelombang perubahan adalah guru yang akan terus bertahan. Saya punya keyakinan tersendiri, bahwa bukan guru yang pintar secara keilmuan dan mahir mengajar yang akan bertahan, tetapi mereka yang adaptif dengan perubahan serta memiliki jiwa pembelajar.</p>
<p>Apalagi masa pandemi ini, sebenarnya bisa dibilang bahwa semua guru adalah guru baru. Tidak ada yang senior atau junior. Sama-sama memulai langkah yang sama, belajar cara baru dalam mengajar daring.</p>
<p>Sekali lagi, selama masa pandemi, guru-guru sejatinya harus adaptif dan menjadi seorang pembelajar. Itulah salah satu kemampuan seorang <strong>guru abad 21.</strong></p>
<p>Kalau bicara tentang kemampuan adaptasi, maka kita sedang bicara tentang kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri dengan cara atau hal baru.</p>
<p>Ketika ingin menyesuaikan diri dengan perubahan atau melakukan proses adaptasi, maka sesungguhnya kita harus memiliki sikap terbuka. Hati, pikiran dan tindakan terbuka dengan cara atau hal baru tersebut.</p>
<p>Selain sikap terbuka, seorang guru harus memiliki kemampuan “problem solving”. Sebab setiap permasalahan itu harus diselesaikan bukan dihindari. Seorang guru juga harus memiliki kemampuan berkolaborasi dan bekerja sama dengan tim, atau guru-guru lain. Dengan cara bekerja sama dengan tim setidaknya guru-guru bisa bersinergi untuk memecahkan masalah dan memikirkan solusi bersama untuk efektivitas dan efisiensi pembelajaran daring.</p>
<p>Nah, sementara untuk meningkatkan jiwa pembelajar, ada baiknya seorang guru terus membangun rasa ingin tahunya dan sikap kritis. Intinya, guru tidak boleh berhenti belajar. Belajar itu sepanjang hayat. Sebab itulah senjata pamungkasnya untuk mengajar .</p>
<figure id="attachment_1908" aria-describedby="caption-attachment-1908" style="width: 758px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-1908 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/Ks-1024x456.jpg" alt="" width="758" height="338" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/Ks-1024x456.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/Ks-300x134.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/Ks-768x342.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/12/Ks.jpg 1337w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-1908" class="wp-caption-text">Tangkapan Layar dari website KOCO Schools</figcaption></figure>
<p>Berkenaan dengan guru sebagai pembelajar, tentu tidak terlalu rumit sesungguhnya di era digital seperti sekarang ini. Kita bisa menemukan ada banyak materi pembelajaran, atau <strong><a href="https://blog.kocoschools.com/academy/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">platform mengajar</a></strong>. Salah satu misalnya, kita bisa saja mampir di <strong><a href="http://www.kocoschools.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">KOCO School</a></strong>s.</p>
<p>Platform tersebut bisa dibilang sebagai wadah para guru untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka melalui berbagai topik termasuk metode pengajaran, keterampilan mengajar, dan bagaimana menerapkan di kelas nyata.</p>
<p>Bagi guru pembelajar silahkan saja mampir di platform tersebut. Ingat, sebagai guru, jangan pernah berhenti belajar. Sebab untuk memulai sebuah pembelajaran, mari mulai dari guru.  Bukan begitu?</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/12/11/guru-abad-21-harus-adaptif-dan-pembelajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Lantern House Tempatnya Pembelajar yang Haus Bahasa</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/04/29/lantern-house-tempatnya-pembelajar-yang-haus-bahasa/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/04/29/lantern-house-tempatnya-pembelajar-yang-haus-bahasa/#comments</comments>
				<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 15:27:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[7thlanternhouse]]></category>
		<category><![CDATA[lombablogLH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=1533</guid>
				<description><![CDATA[Pernahkah kita menyadari dengan sungguh-sungguh, bahwa kita sedang berada pada sebuah zaman yang sangat berbeda dengan puluhan tahun lalu? Kita sekarang berada pada era transformasi <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2021/04/29/lantern-house-tempatnya-pembelajar-yang-haus-bahasa/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[
<p>Pernahkah kita menyadari dengan sungguh-sungguh, bahwa kita
sedang berada pada sebuah zaman yang sangat berbeda dengan puluhan tahun lalu? </p>



<p>Kita sekarang berada pada era transformasi digital. Era yang
menuntut perubahan yang begitu cepat pada berbagai aspek kehidupan.&nbsp; Semua itu tidak luput dari perkembangan dan
kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.</p>



<p>Gelombang perubahan tentu akan terus bergulir, tak seorang
pun dapat menghentikannya. Hanya ada satu kata yang dapat kita lakukan.
Berselancar. Berselancar pada gelombang perubahan. Kalau tidak, kita akan tenggelam
dan “mati”.</p>



<p>Nah, kalau sudah bicara perubahan, maka salah satu bentuk
nyata yang sedang kita hadapi (bahkan sudah terjadi sebelumnya), kita sedang
berada pada dunia yang semakin global. Dunia seolah tanpa batas, tantangan dan kesempatan
semakin luas, hingga pengetahuan dan keahlian pun harus berkelas. </p>



<p>Sesungguhnya, apakah faktor pendorong percepatan dari globalisasi
tersebut?</p>



<p>Kalau dulu, globalisasi sangat banyak dipengaruhi oleh
mobilitas antar bangsa, terutama karena kemajuan teknologi transportasi. Maka
saat ini, percepatan globalisasi sarat dengan pengaruh kemajuan teknologi
informasi dan komunikasi.</p>



<p>Apa pun yang menimbulkan globalisasi tersebut, ada satu hal
yang tak boleh abai, bahwa kita membutuhkan kecakapan berbahasa asing.
Kemampuan berbahasa asing itu mutlak dan tidak dapat ditawar. Bukan saja sebagai
nilai tambah bagi seseorang, tetapi telah menjadi kebutuhan pokok era
globalisasi.</p>



<p>Bisa Anda bayangkan apa yang akan terjadi pada seseorang yang tidak menguasai bahasa asing di tengah-tengah maraknya globalisasi atau ketika dunia semakin tidak ada batasan?</p>



<blockquote class="wp-block-quote"><p>Kemampuan bahasa asing tentu akan memudahkan interaksi dan komunikasi lintas bangsa. Penguasaan bahasa asing akan sangat membantu dan memudahkan bekerja dan bersaing pada perusahaan multinasional, melakukan aktivitas bisnis lintas negara, mendapatkan berbagai jenis beasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri, menikmati perjalanan ke luar negeri dalam rangka berwisata, dan masih banyak lagi.</p></blockquote>



<p>Faktanya, bukankah banyak orang yang kehilangan kesempatan
karena keterbatasan penguasaan bahasa asing? Sebaliknya, banyak orang yang
karirnya lebih cemerlang karena fasih berkomunikasi dalam bahasa asing.</p>



<p>Nah, kalau begitu, kita pasti sepakat bahwa bahasa asing
tersebut sangat dibutuhkan pada era globalisasi. Permasalahannya, bagaimana
kita dapat mengembangkan kemampuan bahasa asing kita?</p>



<p>Menurut hemat saya, ada satu “jalan tol” yang harus dilalui. Belajar bahasa asing di tempat yang tepat dan terpercaya. Seperti bimbingan belajar (bimbel) atau kursus yang satu ini, Bimbel <strong>Lantern House </strong>Bengkulu.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/04/LH.jpg" alt="" data-id="1534" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=1534#main" class="wp-image-1534" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/04/LH.jpg 720w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/04/LH-300x159.jpg 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></figure></li></ul>



<p>Sesuai dengan namanya yang diambil dari kata “Lantern” yang artinya lentera, maka diharapkan Lantern House ini dapat menjadi cahaya dalam kegelapan yakni bertujuan menerangi dan memberi arah jalan bagi anak-anak bangsa menuju persaingan global melalui penguasaan bahasa asing.</p>



<p>Lantern House sendiri merupakan Lembaga Pusat Bahasa Dan Rumah Pendidikan yang menghadirkan banyak pilihan bagi generasi penerus bangsa, yang sungguh-sungguh ingin belajar bahasa asing. Bukan saja menawarkan bahasa Inggris, tetapi ada juga juga bahasa Jepang, Korea, Arab, Mandarin, Prancis, Jerman dan Thailand. Wah, banyak sekali iya? </p>



<p>Belum lagi dilengkapi dengan kebebasan memilih materi, hari, jam dan lokasi. Sementara untuk jumlah pertemuannya ada sebanyak 8 kali dalam sebulan. Tentu tidak dengan biaya yang sangat terjangkau dan tidak akan membuat kantong bolong. Apalagi Lantern House dilengkapi berbagai tawaran harga yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhanmu.</p>



<p>Nah, untuk lebih mengenal lebih jauh tentang Kursus Bahasa Asing Terbaik di Bengkulu ini, Anda dapat berkunjung ke media sosial (Instagram) Lantern House yaitu @lantern.house atau menghubungi nomor kontak (telp) 0898-0493-026 atau melalui email <a href="mailto:laternhouse1415@gmail.com">lanternhouse1415@gmail.com</a></p>



<p>Selamat belajar, selamat mempersiapkan diri memasuki dunia yang semakin global. Raihlah impian dari saat ini, dengan persiapan yang matang. Salam</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/04/29/lantern-house-tempatnya-pembelajar-yang-haus-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Platform GuruInovatif.id Sarana Belajar dan Sertifikasi Guru</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/03/31/platform-guruinovatif-id-sarana-belajar-dan-sertifikasi-guru/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/03/31/platform-guruinovatif-id-sarana-belajar-dan-sertifikasi-guru/#respond</comments>
				<pubDate>Wed, 31 Mar 2021 15:20:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=1504</guid>
				<description><![CDATA[“Tugas dan panggilan tertinggi seorang anak manusia adalah menjadi manusia guru. Ia bertanggung jawab untuk menciptakan suatu masyarakat pembelajar yang melahirkan pemimpin-pemimpin baru bagi sebuah <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2021/03/31/platform-guruinovatif-id-sarana-belajar-dan-sertifikasi-guru/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote"><p><em><strong>“Tugas dan panggilan tertinggi seorang anak manusia adalah menjadi manusia guru. Ia bertanggung jawab untuk menciptakan suatu masyarakat pembelajar yang melahirkan pemimpin-pemimpin baru bagi sebuah bangsa, bagi bangsa-bangsa, bagi umat manusia di masa depan. Sesederhana itu dan sesulit itu.” (Andrias Harefa)</strong></em></p></blockquote>



<p>Awal pertama kali saya memutuskan menjadi seorang guru, tepatnya pada sekolah formal, saat itu saya mulai senang membaca buku yang berbau pendidikan. Suatu waktu, saya pun menemukan sebuah untaian kalimat yang bermakna sangat dalam. Kalimat tersebut saya temukan pada buku bacaan yang berjudul “Menjadi Manusia Pembelajar” yang ditulis oleh Andrias Harefa.</p>



<p>Setelah saya pikir-pikir saya sangat sependapat dengan pernyataan tersebut. Bahwa menjadi seorang guru adalah tugas dan panggilan tertinggi dan mulia bagi manusia. Tetapi memang harus diakui bahwa tanggung jawabnya seorang guru sangat besar. Salah satunya, menjadikan manusia menjadi pembelajar. </p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/LPS.jpg" alt="" data-id="1507" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=1507#main" class="wp-image-1507" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/LPS.jpg 717w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/LPS-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 717px) 100vw, 717px" /></figure></li></ul>



<h2 style="text-align:left"><strong>Fakta
Tak Terbantahkan, Guru Harus Belajar!</strong></h2>



<p>Selagi masih hidup, tidak ada kata berhenti belajar.
Bahkan seorang guru pun harus terus menerus belajar. Belajar harus sepanjang
hayat. </p>



<p>Bisa Anda bayangkan, apa yang akan terjadi pada seorang guru jika tidak lagi belajar? Atau tidak mau lagi mengembangkan diri sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman. Dia akan menjadi guru yang cetek pengetahuan dan keterampilan mengajarnya pun dijamin tidak akan relevan. Dia akan membicarakan hal itu saja dari tahun ke tahun. Cara mengajarnya pun monoton, tidak berkembang.</p>



<p>Dengan demikian, guru tersebut tidak akan menarik dan barangkali
akan ditinggal oleh muridnya. Selain itu, guru tersebut tidak akan mampu bersaing
pada era yang semakin kompetitif dengan dipenuhi berbagai perubahan.</p>



<p>Alasannya jelas! Pengetahuan itu sangat dinamis. Cara
penyampaian materi pun terus berkembang mengikuti kemajuan dan perubahan.
Terutama pada era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seperti
serkarang. </p>



<p>Bahkan saat ini, seorang guru sedang berhadapan dengan generasi yang berbeda dengan dirinya. Berbeda gaya dan cara belajarnya, berbeda kebutuhannya, berbeda orientasi masa depannya, dan masih banyak lagi.</p>



<p>Saya sendiri berada pada kondisi tersebut. Saya adalah
guru SMA yang berasal dari Generasi X, yang saban hari berhadapan dengan
Generasi Z. Bahkan tidak berapa lama lagi akan bertemu dengan Generasi Alpha.</p>



<p>Bagi yang berasal dari Generasi X seperti saya, tentu bisa memahami hal tersebut. Tidak mudah. Kalau pengalaman pembelajaran di zaman saya masih didominasi monolog, dan didukung teknologi analog. Berbeda dengan generasi masa kini, terbiasa dengan dialog, dan didukung oleh teknologi digital.</p>



<p>Itu hanya beberapa karakteristik zaman yang dimaksud. Masih ada banyak lagi pembeda antara generasi tersebut. Artinya, saya tidak akan mungkin “memaksakan” gaya pembelajaran berdasarkan pengalaman masa lalu, untuk berhadapan dengan generasi masa kini.</p>



<p>Jadi, terus belajar adalah sebuah keniscayaan bagi
seorang guru. Belajar akan membuat guru memiliki “amunisi” baru. Guru akan
lebih percaya diri tampil di depan anak didik dengan pengetahunan dan
ketrampilan mengajar yang lebih mumpuni dan kekinian. </p>



<p>Guru memang harus kreatif dan inovatif. Bukan menjadi guru yang monoton, apalagi hanya sebagai penonton perubahan. Oleh karena itu seorang guru harus memiliki kebiasaan sebagai <strong><a href="https://tentang.guruinovatif.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="guru belajar (opens in a new tab)">guru belajar</a></strong>.</p>



<p>Dalam tulisan saya terdahulu, saya pernah membahas bahwa guru yang inovatif itu adalah guru HAFECS. Adapun arti guru HAFECS yang saya maksudkan adalah guru yang memiliki karakteristik ini, meng(H)idupi profesinya, (A)daptif dengan berbagai perubahan, (F)okus pada solusi bukan masalah, (E)xtraordinary, (C)ara berpikirnya unik, (S)elalu belajar hal-hal yang baru.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-1024x576.jpg" alt="" data-id="938" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/hafecs-2/#main" class="wp-image-938" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-1024x576.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-300x169.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-768x432.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2.jpg 1120w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p>Dari keenam poin tersebut, salah satu yang sangat relevan dengan tulisan ini adalah, bahwa guru harus selalu belajar. Bagaimana mungkin seorang guru mengajak anak didik belajar, sementara guru sendiri tidak mau belajar? Ini adalah hukum integritas. </p>



<p>Meminjam semboyan yang diperkenalkan Ki Hajardewantara, bahwa seorang guru harus menjadi guru yang Ing Ngarso Sung Tulodo. Harus menjadi teladan, termasuk dalam belajar. Sebab itulah salah satu identitas mulia dari seorang guru.</p>



<h2 style="text-align:left"><strong>GuruInovatif.id
Sahabat Guru Pembelajar</strong></h2>



<p>Sahabat pembaca, sudah pernah mendengar
GuruInovatif.id? </p>



<p>Guruinovatif.id adalah platform online learning bersertifikat untuk guru. Kehadiran platform ini, diharapkan dapat membangun keterampilan guru dalam mengajar, yakni dapat dengan mengikuti berbagai <strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="pelatihan guru  (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/course-list" target="_blank">pelatihan guru </a></strong>seperti kursus, webinar, dan <strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="sertifikasi guru (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/" target="_blank">sertifikasi guru</a></strong> dari GuruInovatif.id  yang sudah barang tentu akan menghadirkan trainer guru yang berpengalaman.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index.jpg" alt="" data-id="962" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/index/#main" class="wp-image-962" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure></li></ul>



<p>Atau untuk mengenal lebih dekat dengan
GuruInovatif.id, sahabat pembaca juga dapat menyaksikan video berikut!</p>



<figure class="wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Platform Guru Belajar terbaru - GuruInovatif.id" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/DJby05ZPaAI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kalau bicara tentang pilihan kursus di GuruInovatif.id ternyata sangat bervariasi atau beragam. Anda dapat mengikuti Online Certification, Productivity Course, dan Mini Course.</p>



<p>Untuk <em>Online Certification</em>, Anda dapat mempelajari berbagai modul, misalnya Pengembangan Profesionalisme Guru di Abad 21, Pedagogical Content Konowledge (PKC) dari berbagai bidang studi. Tentu Anda dapat memilih yang sesuai dengan bidang studi yang Anda ampu. </p>



<p>Ada juga pembelajaran High Order Thinking Skill (HOTS) dalam berbagai jenjang pendidikan dan bidang studi. Serta, Merancang RPP 1 lembar dengan Teaching Scenario. Selengkapnya tentang <em>Online Certification</em> ini dapat Anda klik pada link berikut!</p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-medium-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="ONLINE CERTIDICAT (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/course-list/online-certification" target="_blank">ONLINE CERTIFICATIO</a></strong>N</p>



<p>Selain itu, ada juga <em>Productivity Course</em> yang menawarkan modul seperti  Cara Menggunakan Google Classrom untuk Mengajar di kelas Sekolah, Cara Mengginakan Zoom untuk Mengajar di Sekolah, Cara Menggunakan Whatsapp untuk Group Pembelajaran, dan masih banyak lagi. </p>



<p>Materi-materi yang ditawarkan pun umumnya relevan dengan kebutuhan para guru di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Menariknya, hingga saat ini, ada banyak pembelajaran pada <em>Productivity Course</em> yang free. Yuk guru pembelajar, segera dimanfaatkan kesempatan ini.</p>



<p>Sementara untuk melihat modul-modul lainnya yang ditawarkan, Anda dapat langsung berkunjung pada link berikut!</p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-medium-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong><a href="https://guruinovatif.id/course-list/productivity-course" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="PRODUCTIFITY COURSE (opens in a new tab)">PRODUCTIFITY COURSE</a></strong></p>



<p>Nah, ini dia satu lagi, tentu tidak kalah menarik dari yang sudah dijabarin tadi. Mini Course. Untuk Mini Course ini, ada banyak juga modul yang ditawarkan, seperti Tips Mengajar Efektif untuk berbagai bidang dan jenjang pelajaran. </p>



<p>Ada juga Aspek-Aspek Kunci dalam Mendisain Pembelajaran Jarak Jauh di Era New Normal. Dan masih banyak lagi. Untuk modul yang ditawarkan, selengkapnya dapat Anda dapat klik pada link berikut!</p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-vivid-cyan-blue-color"><strong><a href="https://guruinovatif.id/course-list/mini-course" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="MINI COURSE (opens in a new tab)">MINI COURSE</a></strong></p>



<p>Kalau berbicara tentang alasan mengapa Anda haru memilih GuruInovatif.id sebagai tempat belajar? Tentu perlu dipahami terlebih dahulu, jangan beli kucing dalam karung.</p>



<p>GuruInovatif.id iru telah memiliki berbagai pengalaman dalam melatih guru. Baik itu dari topik PCK, HOTS, Assesment, dan yang lainnya. Untuk materi tersebut akan belajar langsung dari trainer yang berpengalaman di bidangnya. </p>



<p>Kemudian menawarkan kemudahan belajar, sehingga Anda tidak akan pusing setelah selesai belajar, malah sebaliknya dapat pengetahuan dan ketrampilan baru yang siap diaplikasikan. Serta yang tidak kalah penting, tentu karena tiap kursus dan webinar dilengkapi dengan sertifikat.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-2-1024x301.jpg" alt="" data-id="1511" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=1511#main" class="wp-image-1511" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-2-1024x301.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-2-300x88.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-2-768x225.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-2.jpg 1216w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p>Kalau untuk jam terbang dan pengalaman GuruInovatif.id, tidak perlu diragukan. GuruInovatif.id telah dipercaya sekitar 50.000 guru dan pegiat pendidikan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dipercaya 10.000 sekolah dan instansi. Sudah melakukan 300 kali pelatihan di 300 kota/kabupaten.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-3-1024x304.jpg" alt="" data-id="1512" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=1512#main" class="wp-image-1512" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-3-1024x304.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-3-300x89.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-3-768x228.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-3.jpg 1203w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p>Sementara dari berbagai peserta yang pernah mengikuti pembelajaran di GuruInovatif.id, Anda dapat membaca beberapa testimoni yang layak dijasikan sebagai pertimbangan.</p>



<ul class="wp-block-gallery aligncenter columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-4-1024x390.jpg" alt="" data-id="1513" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=1513#main" class="wp-image-1513" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-4-1024x390.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-4-300x114.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-4-768x292.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/GuruInovatif-4.jpg 1137w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p>Bagaimana? Tertarik mencoba ikut penegmbangan diri atau <strong>Sertifikasi Guru di GuruInovatif.id</strong> ? Silahkan login pada <a rel="noreferrer noopener" aria-label="website GuruInovitif.id (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/login" target="_blank">website GuruInovitif.id</a> dan pelajari segera yang menjadi kebutuhan Anda.</p>



<p>Selamat menjadi guru HAFECS!</p>



<p>______________</p>



<p>Sumber Referensi :</p>



<ol><li>Andrias Harefa. 2000. Menjadi Manusia Pembelajar. Jakarta: Harian Kompas.</li><li>www.guruinivatif.id</li></ol>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://tentang.guruinovatif.id/lombablog" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/LPS-1.jpg" alt="" class="wp-image-1518" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/LPS-1.jpg 623w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/03/LPS-1-300x89.jpg 300w" sizes="(max-width: 623px) 100vw, 623px" /></a></figure>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2021/03/31/platform-guruinovatif-id-sarana-belajar-dan-sertifikasi-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Guruinovatif.id Sumur Para Guru Inovatif</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/#respond</comments>
				<pubDate>Fri, 30 Oct 2020 17:17:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Guruinovatif.id]]></category>
		<category><![CDATA[Hafecs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=925</guid>
				<description><![CDATA[Guru yang biasa-biasa memberitahu, guru yang baik menjelaskan, guru yang unggul mendemonstrasikan, guru yang hebat menginspirasi (William Arthur Ward) Dari keempat tipe guru yang disampaikan <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[
<ul class="wp-block-gallery alignwide columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Adaptif-1024x389.jpg" alt="" data-id="926" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=926" class="wp-image-926" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Adaptif-1024x389.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Adaptif-300x114.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Adaptif-768x292.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Adaptif.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-default"><p><strong><em>Guru yang biasa-biasa memberitahu, guru yang baik menjelaskan, guru yang unggul mendemonstrasikan, guru yang hebat menginspirasi (William Arthur Ward)</em></strong></p></blockquote>



<p>Dari keempat tipe guru yang disampaikan
William Arthur Ward, menurut saya bahwa guru yang paling berpengaruh terhadap
anak didik adalah guru yang menginspirasi. &nbsp;</p>



<p>Di tangan seorang guru yang inspiratif,
murid biasa, yang mungkin dipandang sebelah mata oleh siswa yang lain, dapat
menjadi berlian. Guru seperti ini tidak jarang mempertemukan siswa dengan bakat
atau potensinya. Bahkan guru inspiratif, mendorong dan merangsang pikiran anak
didiknya untuk berpikir dan menghasilkan karya yang penuh kreativitas.</p>



<p>Seorang guru inspiratif adalah guru
yang tidak memandang anak-anak dari kemampuan akademik saja. Sebab guru
inspiratif bukan semata ingin melakukan “transfer of knowledge” tapi juga
“transfer of value”. Guru tersebut mengakui perbedaan di antara siswa.
Menurutnya, perbedaan itu adalah kekayaan, yang dapat diberdayakan untuk
memperkaya pembelajaran di dalam kelas.</p>



<p>Satu hal lagi yang tidak boleh
dilupakan, bahwa guru inspiratif tersebut adalah guru pembelajar dan inovatif.</p>



<p>Berbicara tentang guru inovatif, menurut hemat saya, guru tersebut setidaknya memiliki 6 karakteristik. Saya menyebutnya sebagai guru “Hafecs”. Guru “Hafecs”? Apa maksudnya?&nbsp; </p>



<p>Guru “Hafecs” adalah akronim dari karakteristik guru yang inovatif, tentu berdasarkan pengamatan saya pribadi sebagai seorang guru. Guru inovatif itu adalah guru yang menghidupi profesinya, adaptif, fokus pada solusi bukan masalah, exstraordinary, cara berpikir unik, senang belajar hal-hal baru. </p>



<p>Selengkapnya, keenam ciri-ciri tersebut dapat sahabat baca penjabarannya.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-1024x576.jpg" alt="" data-id="938" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=938" class="wp-image-938" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-1024x576.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-300x169.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2-768x432.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Hafecs-2.jpg 1120w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-large-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong>HIDUPI PROFESI</strong></p>



<p>Apapun profesi sahabat pembaca, menghidupinya adalah kunci bahagia. Pertanyaannya, bagaimana seseorang dapat menghidupi profesinya? Jawabannya singkat saja. Ketika seseorang menyadari bahwa profesi itu adalah panggilan. Dengan demikian, orang tersebut akan menghargai&nbsp; dan mencintai penuh profesinya. </p>



<p>Selanjutnya, seorang yang menghidupi profesinya,
tidak lagi fokus pada materi (Bukan berarti orang tersebut tidak butuh materi.
Kalau ditanya siapa sih di muka bumi ini yang tidak butuh materi?). Tapi kepuasan
batin adalah hal yang ingin dipenuhinya.</p>



<p>Begitu juga dengan seorang guru. Ketika
unsur-unsur di atas dimiliki, maka guru tersebut akan mendidik dan mengajar
dengan setulus hati dan sepenuh jiwa. Sebesar apapun tantangannya, tak ada yang
dapat mematahkan semangatnya dan tak ada kata menyerah dalam kamusnya. Orang
tersebut akan berupaya memberikan yang terbaik untuk anak didiknya.</p>



<p>Nah, menghidupi profesi tentu menjadi
motor penggerak bagi seorang guru. Itu yang membuatnya selalu antusias, optimis,
dan bersemangat untuk terus mengembangkan diri. Barangkali, kalau dianalogikan,
menghidupi profesi adalah pintu masuk seorang guru untuk berinovasi. </p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-large-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong>ADAPTIF</strong></p>



<p>Ciri kedua guru yang inovatif adalah
guru yang adaptif. Guru yang mudah beradaptasi dengan keadaan. Guru yang
demikian tentu mudah kita lihat saat ini. Apakah guru tersebut mampu
berselancar dalam berbagai gelombang perubahan yang terjadi. Secara khusus masa
pandemi Covid-19 yang kita hadapi saat ini.</p>



<p>Masa pandemi ini merupakan masa evaluasi
bagi guru, apakah seseorang itu adaptif atau tidak. Mereka yang adaptif akan
terlihat dari inovasi-inovasi yang ditampilkan saat menyiasati Pembelajaran
Jarak-Jauh (PJJ). Sebaliknya guru yang tidak adaptif, dengan mudah menyerah dan
meratapi keadaan.</p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-large-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong>FOKUS SOLUSI</strong></p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov-1-1024x338.jpg" alt="" data-id="952" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=952" class="wp-image-952" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov-1-1024x338.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov-1-300x99.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov-1-768x254.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p>Selanjutnya, ciri guru inovatif adalah guru yang tidak mempermasalahkan permasalahan, tetapi memecahkan permasalahan. Misalnya, ketika ada permasalahan di kelas; muridnya tidak serius mengikuti pelajaran, tidak mengerjakan tugas tepat waktu, ada yang selalu membuat keributan. Bagi guru yang inovatif, tentu tidak akan fokus meratapi permasalahan yang terjadi, apalagi hanya fokus membicarakan murid-murid yang “nakal”. Tetapi akan mencoba mencari apa penyebab masalah tersebut dan bagaimana mengatasinya.</p>



<p>Saya jadi teringat dengan Bapak Suharto
Hadi (Rektor Universitas Lambung Mangkurat), pembicara pada webinar yang
diselenggarakan HAPECS yang mengambil tema “Menaklukkan Tantangan Pendidikan
untuk Membangun Keunggulan Bangsa”.</p>



<p>Sebuah sekolah yang mengalami penurunan kinerja nyaris ditutup pemerintah mencoba mendatangkan seorang konsultan, Doug Lemov, untuk menyelidiki permasalahan yang terjadi. Setelah diselidiki, maka ternyata permasalahan yang terjadi diakibatkan oleh beberapa hal, seperti tangkapan layar berikut.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov.jpg" alt="" data-id="946" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=946" class="wp-image-946" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov.jpg 744w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/lemov-300x146.jpg 300w" sizes="(max-width: 744px) 100vw, 744px" /></figure></li></ul>



<p>Nah, guru inovatif itu tentunya harus
demikian. Setiap permasalah yang ditemukan, diupayakan mencari penyebabnya.
Sehingga, akan jauh lebih mudah mencari solusinya. </p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-large-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong>EXTRAORDINARY</strong></p>



<p>Kalau ditanya siapa sebenarnya guru yang extraordiary? Mereka adalah yang mendedikasikan dirinya dengan mengabdi sepenuh hati. Rela berkorban, baik dari sisi pikiran, tenaga dan waktu untuk mendidik.</p>



<p>Baginya, kebahagian sejati seorang guru adalah ketika anak didiknya berhasil, bahkan melampaui dirinya. Untuk itu, dia akan selalu berusaha memeberikan yang terbaik pada anak didiknya. Memikirkan dengan berbagai cara atau strategi agar anak didiknya mengerti setiap persoalan yang dihadapi.</p>



<p>Guru yang luar biasa adalah guru yang “Tut Wuri Handayani” yang selalu hadir di belakang untuk mendorong (memotivasi) anak didiknya, guru yang “Ing Madya Mangun Karso” yang berada ditengah-tengah siswa untuk menginspirasi, serta guru yang “Ing Ngarso Sung Tulodo” yaitu guru yang selalu menjadi teladan (model) bagi anak didiknya.</p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-large-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong>CARA BERPIKIR UNIK</strong></p>



<p>Guru inovatif adalah guru yang berpikir unik atau kreatif. Guru yang tidak pernah kehabisan ide. Sementara ide-idenya tersebut sangat mengagumkan dan berbeda dengan ide biasa. Bisa dibilang sering berpikir &#8220;out of the box&#8221;.</p>



<p>Selain itu, guru yang berpikir unik adalah guru yang selalu mencoba menyampaikan pembelajaran yang sulit menjadi mudah, bukan sebaliknya.</p>



<p style="text-align:center" class="has-text-color has-large-font-size has-vivid-cyan-blue-color"><strong>SENANG BELAJAR HAL BARU</strong></p>



<p>Guru inovatif adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar. Bahkan senang belajar dengan hal-hal baru. Guru ini akan mencoba untuk mempertajam cara berpikirnya dan memperdalam ketrampilannya sesuai dengan perkembangan zaman.</p>



<p>Sebagai seorang guru, saya menganggap hal itu perlu. Terkadang pengetahuan dan keterampilan yang kita miliki bisa saja usang, ketinggalan zaman. Kalau guru tidak melakukan &#8220;upgrade&#8221; diri, yang rugi bukan dirinya, tapi peserta didiknya.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index.jpg" alt="" data-id="962" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=962" class="wp-image-962" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/index-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure></li></ul>



<h2><strong>Guru Inovatif Bukan Guru yang Dilahirkan, Tapi Diciptakan</strong></h2>



<p>Dari pemaparan tentang guru inovatif di atas, maka ada satu hal yang mau saya sampaikan. Bahwa guru inovatif itu bukanlah guru yang dilahirkan, tapi diciptakan.</p>



<p>Pertanyaannya, bagaimana menciptakan guru inovatif tersebut? Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, bahwa guru inovatif itu tercipta dengan terus belajar dan mengembangkan diri. Dengan demikian kualitas dirinya akan semakin mumpuni.</p>



<p>Bicara tentang belajar dan mengembangkan diri, sekarang ada loh platform baru yang dapat melakukan<a rel="noreferrer noopener" aria-label=" pelatihan guru (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/beranda" target="_blank"><strong> pelatihan guru</strong></a> untuk meningkatkan  kemampuan guru tersebut dalam mengajar. Mau tahu platform apa yang saya maksudkan? Guruinovatif.id </p>



<p>Setelah mempelajari platform tersebut, maka saya dapat menyimpulkan bahwa platform Guruinovatif.id adalah sumur dari para guru inovatif alias <strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="tempat belajar guru.  (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/" target="_blank">tempat belajar guru</a></strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="tempat belajar guru.  (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/" target="_blank">. </a></p>



<p>Alasannya, melalui platform ini, guru ternyata dapat menimba berbagai pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan guru untuk meningkatkan kualitas diri pada masa kini dan yang akan datang.</p>



<p>Adapaun cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru melalui platform ini adalah melalui fasilitas kursus online, webinar, <strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="sertifikasi guru (opens in a new tab)" href="https://guruinovatif.id/course" target="_blank">sertifikasi guru</a></strong>, dan berbagai program online yang lain. Atau intinya, guru inovatif yang berkualitas maka <strong>“Guru Belajar Mengajar di GuruInovatif.id”</strong> </p>



<p>Nah, sebagai pengenalan awal, sahabat pembaca dapat terlebih dahulu menyaksikan tentang profile singkat dari Hafecs.</p>



<figure class="wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Apa itu Hafecs (Company Profile)" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/Jn7vuXLozJI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Bagaimana? Semakin jelas bukan? Semoga para guru inovatif terus memebenahi diri, agar menjadi guru berkualitas demi kemajuan pendidikan di negeri kita, demi mempersipakan generasi terdidik untuk kemajuan bangsa.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><a href="https://guruinovatif.id/">
<img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Lomba-Blog-Banner-scaled-1024x320.jpg" alt="" data-id="969" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/lomba-blog-banner-scaled/" class="wp-image-969" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Lomba-Blog-Banner-scaled-1024x320.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Lomba-Blog-Banner-scaled-300x94.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/10/Lomba-Blog-Banner-scaled-768x240.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure></li></ul>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2020/10/30/guruinovatif-id-sumur-para-guru-inovatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/188 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 1/38 queries in 0.368 seconds using redis

Served from: thurneysensimanjuntak.com @ 2024-04-24 11:15:46 by W3 Total Cache
-->