<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah #InspiraThur</title>
	<atom:link href="https://thurneysensimanjuntak.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<description>Ruang Berbagi Lewat Tulisan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 May 2024 01:37:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.2.23</generator>

<image>
	<url>https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-Thur-Sketsa-1-32x32.jpg</url>
	<title>Rumah #InspiraThur</title>
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Perlu Alergi dengan Teknologi, Teruslah Bertransformasi</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2024/05/10/tak-perlu-alergi-dengan-teknologi-teruslah-bertransformasi/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2024/05/10/tak-perlu-alergi-dengan-teknologi-teruslah-bertransformasi/#respond</comments>
				<pubDate>Fri, 10 May 2024 01:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2306</guid>
				<description><![CDATA[“Hore! Akhirnya UTBK yang sangat menguras energi dan menyita pikiran itu pun terselesaikan.” Begitu reaksi anak kami setelah menyelesaikan UTBK di akhir gelombang pertama, tepat <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2024/05/10/tak-perlu-alergi-dengan-teknologi-teruslah-bertransformasi/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2307" aria-describedby="caption-attachment-2307" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="wp-image-2307 size-medium" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UTBK-300x225.jpeg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UTBK-300x225.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UTBK-768x576.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UTBK-1024x768.jpeg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UTBK.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-2307" class="wp-caption-text">Suasana menjelang pelaksanaan UTBK 7 Mei 2024 di Unsika Karawang</figcaption></figure>
<p>“Hore! Akhirnya UTBK yang sangat menguras energi dan menyita pikiran itu pun terselesaikan.”</p>
<p>Begitu reaksi anak kami setelah menyelesaikan UTBK di akhir gelombang pertama, tepat 7 Mei 2024 lalu.</p>
<p>Anak kami pun menyelesaikan satu tahap perjuangannya, tinggal menunggu pengumuman 13 Juni 2024 mendatang.</p>
<p>Merebut satu kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) itu, memang tidak mudah.</p>
<p>Kalau melihat data dari panitia penyelenggara Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), bisa dibilang persaingan masuk PTN memang sangat ketat.</p>
<p>Kalau melihat peserta UTBK tahun ini, terdapat <strong>785.058</strong> peserta yang mendaftar (<strong>613.433 </strong>yang melakukan pembayaran).</p>
<p>Sementara kalau bicara daya tampung atau peserta UTBK yang diterima hanya <strong>201.277</strong> (sarjana); <strong>24.793</strong> (sarjana terapan); dan<strong> 20.937</strong> (diploma tiga).</p>
<p>Sekali lagi, untuk menghadapi persaingan yang super ketat itu, tentu butuh usaha yang sangat ekstra pula.</p>
<p>Kalau saya perhatikan, tidak sedikit ternyata yang telah mempersiapkan diri jauh hari dengan mengikuti bimbingan belajar.</p>
<p>Tapi bukan tanpa tantangan, dengan jadwal kelas 12 yang super ketat, tidak mudah ternyata untuk menyediakan waktu khusus mengikuti bimbingan belajar, apalagi lokasi bimbingan belajar tersebut jauh dari rumah.</p>
<p>Selain itu, biaya bimbingan belajar yang berkualitas yang dilakukan secara luring juga ternyata harganya “selangit”.</p>
<p>Karena itu, solusi yang mulai kami pikirkan untuk mengantisipasi kepadatan jadwal sekolah dan biaya bimbingan belajar yang terlalu mahal, akhirnya kami memutuskan agar anak kami ikut bimbingan belajar secara daring.</p>
<p>Artinya, setelah pulang sekolah, tidak perlu lagi pergi ke lokasi bimbingan belajar yang jauh dari rumah, yang pasti dapat menyita banyak waktu. Serta dapat mengikuti bimbingan belajar daring dengan harga terjangkau.</p>
<p>Memang tidak sedikit yang meragukan bimbingan belajar secara daring.</p>
<p>“Bagaimana mungkin anak zaman sekarang benar-benar bisa berkonsentrasi untuk mengikuti pembelajaran secara daring? Bukankah banyak bukti selama pembelajaran daring masa pandemi, ada banyak pelajar yang tidak dapat fokus dan berkonsentrasi belajar.” Kata seorang teman.</p>
<p>Tetapi bagi anak kami ternyata sebaliknya, selama setahun ini, ketika mengikuti bimbingan belajar daring, justru dapat berkonsentrasi dan menikmatinya.</p>
<p>Bahkan, kalau dilihat dari berbagai “try out” yang pernah diikuti anak kami, dari bulan ke bulan terlihat adanya peningkatan skor.</p>
<p>Bukan hanya “try out” di bimbingan belajarnya saja, tetapi di bimbingan belajar lainnya yang menyediakan fasilitas “try out” gratis, ternyata tidak kalah bersaing juga.</p>
<p>Dari pengalaman ini, sesungguhnya saya dapat menyimpulkan, bahwa sangat berbeda dengan pembelajaran di masa lalu, yang didominasi dengan pembelajaran luring, bertatap muka secara langsung antar pengajar dan pelajar.</p>
<p>Sekarang telah terjadi transformasi teknologi dalam pendidikan. Baik itu dalam pendidikan formal maupun nonformal.</p>
<p>Harus diakui, bahwa sejak masa pandemi covid-19, telah terjadi transformasi teknologi dalam pendidikan secara signifikan dalam hal belajar dan mengajar. Suka atau tidak, hal itu tentu tidak dapat dihindari. Perubahan sekarang ini terus bergulir, bahkan semakin cepat saja.</p>
<p>Dengan kehadiran teknologi dalam pendidikan, tentu akan memudahkan akses bagi seorang pelajar untuk mencari sumber belajar. Melalui sumber belajar di internet ternyata pengalaman belajar tersebut semakin kaya dan beragam.</p>
<p>Selain itu, dengan kemajuan teknologi dalam pendidikan, ternyata memberikan kesempatan belajar yang lebih luas, tidak  mengenal tempat dan waktu. Kapan saja dan di mana saja, seorang pelajar dapat menikmati pembelajaran.</p>
<p>Harus diakui pula bahwa dengan teknologi dalam pendidikan, telah membuat pembelajaran jauh lebih menarik dan menyenangkan, kreatif dan inovatif, serta membantu pelajar semakin mudah mengerti karena adanya bantuan mengubah yang abstrak menjadi lebih konkret.</p>
<p>Karena itu, sudah saatnya  memang pendidikan itu semakin adaptif dengan perubahan, terutama dalam hal teknologi pendidikan. Kita tidak perlu alergi dengan teknologi.</p>
<p>Yakinlah! Teknologi dalam pendidikan akan sangat membantu, baik bagi pelajar, bagi pengajar, dan bagi kami sebagai orang tua.</p>
<p>Sebagai orang tua, yang sedang mempersiapkan anak memasuki bangku kuliah, tentu kami sangat terbantu.</p>
<p>Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, teknologi telah membantu kami orang tua untuk memfasilitasi anak untuk belajar dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti berbagai seleksi masuk PTN, baik dari SNBP, SNBT, hingga jalur mandiri.</p>
<p>Begitu juga untuk membuat keputusan-keputusan untuk memilih universitas dan jurusan yang tepat bagi anak kami, baik berdasarkan minat dan kemampuannya. Peran teknologi tersebut begitu penting.</p>
<p>Saya yakin, ini bukan pengalaman kami saja, tetapi pengalaman banyak orang tua di negeri ini.</p>
<p>Misalnya saja, untuk mengenali kampus <strong><a href="https://uny.ac.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Universitas Negeri Yogjakarta</a></strong> (UNY). Bagaimana mungkin seorang pelajar atau orang tua yang berada di Aceh atau Papua, yang jauh dari Yogyakarta hendak menjadikan UNY sebagai tempatnya menimba ilmu.</p>
<figure id="attachment_2315" aria-describedby="caption-attachment-2315" style="width: 1678px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2315 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-2.jpg" alt="" width="1678" height="696" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-2.jpg 1678w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-2-300x124.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-2-768x319.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-2-1024x425.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1678px) 100vw, 1678px" /><figcaption id="caption-attachment-2315" class="wp-caption-text">Tangkapan layar dari www.uny.ac.id</figcaption></figure>
<h2><strong>Prestasi dan Transformasi UNY dalam Peningkatan Pendidikan</strong></h2>
<p>Mungkin saja sebelumnya tidak pernah berkunjung ke kampus UNY, atau barangkali belum pernah mendapat informasi secara langsung tentang UNY.</p>
<p>Tetapi karena keberadaan teknologi, kita tahu bahwa UNY itu ternyata masuk ke dalam 19 PTN terbaik di Indonesia berdasarkan versi QS World University Rankings (WUR) 2024.</p>
<p>Bahkan UNY itu meraih peringkat #251-300 pada QS <em>World University Ranking (WUR) by Subject Education and Training </em>sekaligus mendapatkan peringkat #1 nasional.</p>
<p>Sudah pernah mendengar pemeringkatan versi QS WUR? Kalau belum, perlu diketahui bahwa pemeringkatan versi ini dilakukan dari berbagai indikator seperti keberlanjutan, serapan kerja, jaringan riset internasional.</p>
<p>Ada juga berdasarkan indikator lainnya seperti reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, rasio staf dan mahasiswa, sitasi per staf, rasio staf internasional, dan rasio mahasiswa internasional.</p>
<p>Bukan itu saja, masih ada banyak capaian lainnya yang diraih UNY.</p>
<p>Ada juga capaian yang prestius, bahwa UNY berhasil menduduki peringkat 601+ untuk tingkat Times Higher Education (THE) Asia Ranking 2024.</p>
<p>Berdasarkan THE tersebut, terlihat peningkatan signifikan dalam berbagai aspek penilaian seperti <em>Research Quality, Research Environment, Teaching (The Learning Environment), Industry, and International Outlook.</em></p>
<figure id="attachment_2309" aria-describedby="caption-attachment-2309" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2309 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-1024x680.jpg" alt="" width="640" height="425" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-1024x680.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-300x199.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-768x510.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY.jpg 1055w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-2309" class="wp-caption-text">Sumber gambar : www.uny.ac.id</figcaption></figure>
<p>Baru-baru ini (30/4/2024) di kantor Kemendikbudristek, UNY juga memperoleh penghargaan dari Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (mendikbudristek) atas Nilai Kerja Anggaran (NKA) Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dan Unit Pengolah Kearsipan Terbaik Tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_2318" aria-describedby="caption-attachment-2318" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="wp-image-2318 size-medium" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-3-300x202.jpg" alt="" width="300" height="202" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-3-300x202.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-3-768x517.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-3-1024x690.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/UNY-3.jpg 1038w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-2318" class="wp-caption-text">Rektor UNY menerima penghargaan Badan Publik Informatif (sumber : uny.ac.id)</figcaption></figure>
<p>Belum lagi pernah memperoleh penghargaan dari Komunikasi Informasi Pusat (KIP) dalam sebuah acara Penganugerahan KIP 2023 di Istana Wakil Presiden.</p>
<p>Fakta yang baru saya informasikan sesungguhnya hanyalah sebagian dari capaian dari UNY. Sesungguhnya masih banyak lagi prestasi yang bisa kita temukan di berbagai media yang ada di internet.</p>
<p>Melalui fakta tersebut, tentunya masyarakat luas, terutama yang ingin berkuliah di UNY semakin mengenal lebih jauh tentang UNY yang sedang merayakan Dies Natalis yang ke-60 ini.</p>
<p>Apalagi UNY itu telah masuk menjadi PTN BH, maka UNY harus terus bertransformasi sesuai dengan tema Dies Natalis ke-60 kali ini, &#8220;Transformasi Budaya Kerja Menguatkan UNY PTN BH&#8221;</p>
<p>Nah, pada akhir tulisan ini, saya ingin mengutip pernyataan Prof. Dr. Mukhamad Murdiono, M.Pd. selaku Ketua Panitia Dies Natalis UNY. Semoga “UNY terus berkomitmen untuk menerapkan inovasi dan strategi yang mampu mempersiapkan lulusan menjadi pribadi yang unggul, kreatif, dan inovatif menuju status world-class university.”</p>
<p>Jayalah UNY!</p>
<p>Sumber Referensi : <strong><a href="https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-7254044/19-ptn-terbaik-indonesia-versi-qs-wur-2024-referensi-mendaftar-snbt." target="_blank" rel="noopener noreferrer">detik.com</a></strong> &#8212; <strong><a href="https://www.uny.ac.id/index.php/id/berita/uny-raih-peringkat-qs-world-university-ranking" target="_blank" rel="noopener noreferrer">uny.ac.id (1)</a></strong> &#8212; <b><a href="https://www.uny.ac.id/index.php/id/berita/universitas-negeri-yogyakarta-mengukuhkan-posisi-di-peringkat-asia-ranking-2024" target="_blank" rel="noopener noreferrer">uny.ac.id (2)</a> &#8212; <a href="https://www.uny.ac.id/id/berita/uny-raih-penghargaan-terbaik-1-capaian-kinerja-anggaran-dari-kemendikbudristek" target="_blank" rel="noopener noreferrer">uny.ac.id (3)</a> &#8212; <a href="https://www.uny.ac.id/id/berita/komisi-informasi-pusat-tetapkan-uny-sebagai-perguruan-tinggi-informatif-0" target="_blank" rel="noopener noreferrer">uny.ac.id (4)</a></b></p>
<p><a href="https://lombablog.uny.ac.id/"><img class="aligncenter wp-image-2311 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/lombablog2024-1024x640.jpeg" alt="" width="640" height="400" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/lombablog2024-1024x640.jpeg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/lombablog2024-300x188.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/lombablog2024-768x480.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/05/lombablog2024.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2024/05/10/tak-perlu-alergi-dengan-teknologi-teruslah-bertransformasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Teknologi Sebuah Keniscayaan Bagi Pendidikan Anak</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2024/04/25/teknologi-sebuah-keniscayaan-bagi-pendidikan-anak/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2024/04/25/teknologi-sebuah-keniscayaan-bagi-pendidikan-anak/#respond</comments>
				<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 12:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bimbel]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[CerdasdenganMetodeKumon]]></category>
		<category><![CDATA[kumonblogcompetition]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2294</guid>
				<description><![CDATA[“Berubah lagi! Berubah lagi!” celetuk seorang pejuang UTBK – SNBT 2023. Ngomong-ngomong sudah tahu apa itu UTBK – SNBT? UTBK – SNBT merupakan salah satu <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2024/04/25/teknologi-sebuah-keniscayaan-bagi-pendidikan-anak/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1786" aria-describedby="caption-attachment-1786" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="wp-image-1786 size-medium" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/10/Gambar-Menulis-300x230.jpg" alt="" width="300" height="230" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/10/Gambar-Menulis-300x230.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/10/Gambar-Menulis.jpg 703w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-1786" class="wp-caption-text">Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>
<p>“Berubah lagi! Berubah lagi!” celetuk seorang pejuang UTBK – SNBT 2023.</p>
<p>Ngomong-ngomong sudah tahu apa itu UTBK – SNBT?</p>
<p>UTBK – SNBT merupakan salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Atau merupakan singkatan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berbasis Tes.</p>
<p>Nah, sejak tahun 2023, ternyata sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) masuk PTN ternyata ada perubahan. Salah satunya adalah materi yang diujikan.</p>
<p>Kalau sebelum tahun 2023, materi yang diujikan adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) dengan Tes Potensi Akademik (TPA).</p>
<p>Tetapi semenjak 2023, TPA itu pun dihapuskan, diganti dengan Literasi Bahasa Inggris, Literasi Bahasa Indonesia, dan Penalaran Matematika.</p>
<p>Bagi yang memiliki kemampuan yang kuat dalam bidang TKA, tentu ini bukan sesuatu yang menguntungkan. Tetapi bagi mereka yang kuat berlogika matematika dan kemampuan literasi, akan sangat menguntungkan.</p>
<p>Sobat! Perlu diketahui, perubahan tersebut tentu bukan tanpa alasan. Mengingat bahwa peringkat PISA Indonesia memang tergolong rendah selama ini di antara negara-negara peserta PISA.</p>
<p>PISA atau “Program for International Student Assessment” merupakan evaluasi internasional yang dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa tentang literasi membaca, matematika, dan sains.</p>
<figure id="attachment_2301" aria-describedby="caption-attachment-2301" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="wp-image-2301 size-medium" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/UTBK-300x158.png" alt="" width="300" height="158" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/UTBK-300x158.png 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/UTBK-768x406.png 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/UTBK-1024x541.png 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/UTBK.png 1295w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-2301" class="wp-caption-text">Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>
<p>Kembali ke persiapan UTBK – SNBT. Jadi untuk mempersiapkan sistem UTBK – SNBT, sesungguhnya peserta telah merasakan ujian yang tidak jauh berbeda pada level sekolah sebelumnya melalui Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).</p>
<p>Tentu tidak perlu berlarut-larut memperbincangkan seputar perubahan tersebut. Sekarang bagaimana peserta didik itu siap ketika menghadapi UTBK – SNBT.</p>
<p>Menurut hemat saya, pembiasaan dengan literasi dan penalaran matematika sejak dini adalah satu cara yang sangat efektif untuk mempersiapkan diri di masa mendatang, untuk menghadapi ujian seperti UTBK – SNBT.</p>
<p>Sesungguhnya pembiasaan dengan literasi dan penalaran bukan saja berurusan dengan ujian, tetapi sangat membantu anak-anak di masa depannya untuk mengembangkan konsep-konsep dasar, seperti angka, pola, dan hubungan antar objek. Hal lainnya, akan membantu mengasah kemampuan berpikir logis, menganalisis situasi, dan menyelesaikan berbagai permasalahan.</p>
<p>Pertanyaannya, adakah program pendidikan tambahan yang dapat meningkatkan literasi dan penalaran matematika tersebut sejak dini? Nah, ini dia! Kumon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Kumon Program Mengembangkan Potensi</strong></h2>
<p>Sudah pernah mendengar tentang Kumon?</p>
<p>Kumon adalah program pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi setiap siswa secara maksimal. Dengan bimbingan yang tepat, siswa dapat belajar menghadapi tantangan dengan percaya diri dan kemampuan sendiri.</p>
<p>Selain itu, Kumon juga berusaha membentuk individu yang mandiri dan cakap, memberikan mereka kemampuan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri sejak dini.</p>
<p>Oleh karena itu, Kumon itu bisa menjadi solusi sebagai <a href="https://id.kumonglobal.com/for-parents/our-programmes/?utm_source=website&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=Kumonblogcompetition" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>bimbel Matematika anak</strong></a>.</p>
<p>Kalau bicara tentang latar belakang hadirnya Kumon, tidak terlepas dari jasa Toru Kumon. Metode Kumon itu sendiri lahir dari hasrat seorang ayah untuk membantu anaknya menjadi mandiri dalam belajar matematika.</p>
<figure id="attachment_2300" aria-describedby="caption-attachment-2300" style="width: 300px" class="wp-caption alignright"><img class="wp-image-2300 size-medium" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/Tulisan-300x242.jpg" alt="" width="300" height="242" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/Tulisan-300x242.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2024/04/Tulisan.jpg 657w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-2300" class="wp-caption-text">Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>
<p>Sekarang ini, Kumon telah banyak membantu anak-anak memperkuat dasar-dasar matematika dan kemudian membangunnya ke tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>Mereka diajak untuk memecahkan masalah matematika secara sistematis, memperdalam pemahaman tentang konsep-konsep matematika, dan meningkatkan kemampuan berpikir logis dan analitis mereka.</p>
<p>Saya yakin ketika kemampuan ini terus berkesinambungan, tentu akan memudahkan anak nantinya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menghadapi UTBK – SNBT seperti yang telah disampaikan di atas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Kumon di Era Digital</strong></h2>
<p>Akhir-akhir ini, kita semakin sering melihat bahkan merasakan teknologi itu semakin berperan signifikan dalam pendidikan. Terutama semakin pesat perkembangannya saat dunia mengalami pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.</p>
<p>Teknologi telah memberikan berbagai kemudahan dalam pendidikan, sehingga memungkinkan anak-anak belajar semakin efisien dan efektif, karena pembelajaran dapat dilakukan kapan saja, di mana saja, dan dari siapa saja.</p>
<p>Bukan itu saja, dengan kehadiran teknologi itu pembelajaran pun semakin menyenangkan, menghibur, interaktif, dan didesain dengan penuh kreativitas.</p>
<p>Nah, kalau berbicara tentang teknologi dalam pendidikan, maka Kumon pun tidak tertinggal. Kumon terus berinovasi dan berbenah diri. Salah satu yang bisa dinikmati adalah <a href="https://id.kumonglobal.com/kumon-connect/?utm_source=website&amp;utm_medium=article&amp;utm_id=Kumon+Blog+Competition" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Kumon Connect</strong></a>.</p>
<p>Sudah pernah dengar Kumon Connect?</p>
<p>Kumon Connect merupakan platform belajar digital terbaru dari Kumon. Adapun tujuannya yakni memperkuat hubungan antara anak, orang tua, dan pembimbing.</p>
<p><iframe title="Belajar Lebih Praktis dengan KUMON CONNECT" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/bpjLNMXp48s?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Orang tua juga dapat terlibat dalam proses belajar anak-anak mereka dengan meninjau catatan belajar dan terhubung dengan pembimbing.</p>
<p>Dengan keberadaan Kumon Connect tersebut,  maka komunikasi pun akan semakin intens dan hubungan personal yang lebih erat. Bahkan pembimbing Kumon dapat memantau kemajuan belajar siswa dan memberikan umpan balik.</p>
<p>Selanjutnya, dengan keberadaan program <a href="https://id.kumonglobal.com/kumon-connect/?utm_source=website&amp;utm_medium=article&amp;utm_id=Kumon+digital" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>kumon digital</strong></a> ini, maka dimungkinkan anak-anak untuk belajar secara mandiri seperti saat menggunakan lembar kerja Kumon. Tentunya dengan menggunakan perangkat tablet, sementara untuk tulis menulis, siswa dapat menggunakan “stylus pen”.</p>
<p>Memang lambat laun, di era digital seperti sekarang semakin banyak saja kemudahan bagi anak. Ketika anak ingin belajar matematika dan literasi, tidak perlu bepergian jauh dari rumah menuju tempat les, sebab Kumon juga telah menyediakan <strong><a href="https://id.kumonglobal.com/kumon-connect/?utm_source=website&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=Kumonblogcompetition&amp;utm_id=Kumon+digital" target="_blank" rel="noopener noreferrer">les matematika online</a>.</strong></p>
<p>Bahkan untuk <a href="https://id.kumonglobal.com/for-parents/our-programmes/?utm_source=website&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=Kumonblogcompetition&amp;utm_id=Les+Bahasa+inggris+anak" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>les Bahasa Inggris anak</strong></a> pun, Kumon telah menyediakan <a href="https://id.kumonglobal.com/kumon-connect/?utm_source=website&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=Kumonblogcompetition&amp;utm_id=Kursus+bahasa+inggris+online" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>kursus Bahasa Inggris online</strong></a>.</p>
<p>Pada akhirnya, dengan kehadiran Kumon digital, baik itu les Bahasa Inggris online dan kursus Bahasa Inggris online, telah membuka pintu bagi pengembangan diri anak secara luar biasa.</p>
<p>Melalui platform digital tersebut, anak-anak diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan penalaran matematika mereka secara mandiri dan terstruktur.</p>
<p>Dengan akses yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu, Kumon digital tidak hanya membantu memperkuat kemampuan matematika, tetapi juga keterampilan bahasa Inggrisnya.</p>
<p>Inovasi itu tentunya akan dapat memberikan anak-anak peluang yang lebih luas untuk mencapai potensi penuh mereka dalam menghadapi tantangan masa depan. (TS)</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2024/04/25/teknologi-sebuah-keniscayaan-bagi-pendidikan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Gede Andika, Memilih Panggilan Jiwa Bukan Impian Hati</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/09/12/gede-andika-memilih-panggilan-jiwa-bukan-impian-hati/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/09/12/gede-andika-memilih-panggilan-jiwa-bukan-impian-hati/#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 14:33:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Astra]]></category>
		<category><![CDATA[SATU Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2282</guid>
				<description><![CDATA[Masih ingatkah Anda terakhir kali berbuat kebaikan? Berbuat baik memang tidak ada batas waktunya. Bahkan sejatinya, kita harus berbuat baik sampai kapan pun, di mana <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/09/12/gede-andika-memilih-panggilan-jiwa-bukan-impian-hati/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2283" aria-describedby="caption-attachment-2283" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2283 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/09/Gede-Andika.jpeg" alt="" width="1600" height="900" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/09/Gede-Andika.jpeg 1600w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/09/Gede-Andika-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/09/Gede-Andika-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/09/Gede-Andika-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-2283" class="wp-caption-text">Sumber Gambar : tangkapan layar dari youtube SATU Indonesia</figcaption></figure>
<p>Masih ingatkah Anda terakhir kali berbuat kebaikan? Berbuat baik memang tidak ada batas waktunya.</p>
<p>Bahkan sejatinya, kita harus berbuat baik sampai kapan pun, di mana kita berada, serta kepada siapa orang tanpa ada kata pandang bulu.</p>
<p>Berbuat baik itu memang merupakan tugas mulia dari manusia yang menggambarkan inti dari kemanusiaan yang ada di dalam diri kita.</p>
<p>Bagi yang menerima kebaikan itu, tentu akan ada rasa terima kasih, serta kebermaknaan dan manfaat yang dirasa.</p>
<p>Melalui kebaikan itu, ada kalanya orang yang menerimanya akan merasa tertolong dan merasa bahwa mereka tidak sendiri berjuang karena ada orang-orang baik yang masih peduli.</p>
<p>Kebaikan ada kalanya menolong orang yang berputus asa, karena terdapat secercah harapan. Bahkan merasakan bahwa Tuhan itu masih peduli, melalui orang yang dengan tulus untuk menolong.</p>
<p>Tindakan kebaikan pun sesungguhnya tidak hanya dirasakan oleh penerima kebaikan.</p>
<p>Saat kita berbuat kebaikan, kita sedang membuka pintu untuk menginspirasi, untuk menciptakan perubahan positif dalam dunia ini.</p>
<p>Tidak peduli seberapa kecil atau besar tindakan itu, berbuat baik memiliki kekuatan untuk mengubah hidup seseorang.</p>
<p>Oleh karena itu, mari kita anggap berbuat baik sebagai tugas mulia yang selalu kita emban dengan tulus dan penuh kasih, karena dalam kebaikan itu, kita akan menemukan makna sejati dalam hidup.</p>
<p>Tentunya sosok yang satu ini layak menjadi inspirasi bagi kita, yang telah menaburkan kebaikan bagi orang lain. Sosok yang saya maksudkan adalah Gede Andika.</p>
<p>Gede Andika adalah seorang penggagas Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan (KREDIBALI) pada Maret 2020.</p>
<p>KREDIBALI itu sendiri adalah kegiatan les Bahasa Inggris bagi anak-anak yang tinggal di Desa Pemuteran, Buleleng Bali Utara.</p>
<p>Adapun kegiatan les ini diperuntukkan untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).</p>
<p>Berdasarkan pengakuan Gede Andika dalam sebuah acara bincang, bahwa awal pertamanya tergerak untuk menggagas KREDIBALI itu, tidak lepas dari rencananya untuk berpamitan kepada keluarga besarnya  yang ada di Desa Pemuteran.</p>
<p>Layaknya orang yang hendak merantau jauh, umumnya tradisi demikian akan dilakukan. Termasuk meminta dukungan doa dari yang dikasihi.</p>
<p>Hal itulah yang dilakukan juga oleh Gede Andika.</p>
<p>Berpamitan itu dilakukan berkaitan dengan rencananya akan merantau jauh karena akan mengikuti kuliah S2 di Inggris (UK) sekitar 9 bulan hingga 1 tahun. Rencana kuliah itu sendiri didukung karena Gede Andika mendapat kesempatan beasiswa (LOA) saat itu.</p>
<p>Tetapi ketika berencana berpamitan di Desa Pemuteran, menjadi kenangan dengan masa kecilnya. Bahwa saat itu pariwisata tergolong maju di daerah tersebut, turis terlihat di mana-mana.</p>
<p>Berbeda sekali ketika saat dia kembali lagi ke kampung halamannya. Pariwisata tidak lagi maju seperti sediakala.</p>
<p>Di sisi lain, Gede Andika melihat pembelajaran saat itu dilakukan secara daring dari rumah.</p>
<p>Lantas, Gede Andika melihat banyak anak-anak yang tidak lagi bisa mengikuti pembelajaran dengan baik.</p>
<p>Bahkan mereka banyak yang pada akhirnya ikut ke sawah, mencari rumput untuk sapi orang tua mereka, ada yang ikut ke laut untuk membantu orang tua sebagai nelayan. Hal itu tentu berdampak pada putus sekolahnya anak-anak di Desa Pemuteran.</p>
<p>Intinya, partisipasi belajar saat pandemi Covid-19 di desanya menurun, tentu berkaitan dengan keterbatasan fasilitas media belajar.</p>
<p>Saat itulah muncul gagasan Gede Andika untuk membuat sebuah kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak. Tentu bukan perkara mudah, mengingat saat itu ada berbagai ketakutan karena pandemi. serta adanya upaya untuk berbagai aturan menjaga jarak  atau anjuran beraktivitas di rumah saja.</p>
<p>Tetapi berkat dukungan masyarakat maka KREDIBALI yang digagasnya itu dapat berjalan. Sementara untuk dukungan peserta, wajib mengumpulkan sampah plastik rumah tangga, sebagai pengganti biaya les Bahasa Inggris mereka.</p>
<p>Dari gagasan KREDIBALI ini, bukan tanpa pengorbanan hebat. Gede Andika harus membatalkan niatnya untuk mengmbil kuliah S2 di Inggris.</p>
<p>Memang ada kalanya panggilan jiwa itu, memberi pilihan yang sulit. Tetapi panggilan jiwa itu tentu tidak akan membuat seseorang salah dalam memilih. Begitu halnya dengan Gede Andika telah memilih panggilan jiwanya  untuk memajukan pendidikan di desanya, Pemuteran.</p>
<p>Tentu dengan pengorbanan yang demikian tidak keliru kalau Gede Andika pada akhirnya mendapat penghargaan dari Astra, atau Apresiasi SATU Indonesia Awards 2021. Adapun kategori yang diraihnya adalah Pejuang Tanpa Pamrih di Masa Pandemi Covid-19.</p>
<p>Sahabat pembaca, sudah pernah mendengar &#8220;SATU Indonesia Award&#8221;?</p>
<p>&#8220;SATU Indonesia Award&#8221; adalah singkatan dari Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia Award, yang merupakan ajang penghargaan Astra bagi generasi muda.</p>
<p>Khususnya bagi mereka yang telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya, atau juga bagi mereka yang memiliki kepeloporan dan yang telah membawa perubahan kepada masyarakat dalam berbagai bidang.</p>
<p>Adapun bidang-bidang yang dimaksudkan tersebut, seperti bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.</p>
<p>Nah, pada akhirnya berharap tulisan singkat ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk berbuat kebaikan. Salam SATU Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/09/12/gede-andika-memilih-panggilan-jiwa-bukan-impian-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Homo Fabulans di Era Content Creator</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/#respond</comments>
				<pubDate>Fri, 05 May 2023 11:40:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[IndiHome]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2265</guid>
				<description><![CDATA[Tak kuasa menahan rasa haru. Akhirnya saya berkesempatan mengikuti sebuah syuting iklan layanan masyarakat. Semuanya berawal dari sebuah cerita yang pernah saya publikasikan di sebuah <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2266" aria-describedby="caption-attachment-2266" style="width: 709px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2266 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/05/Syuting.jpeg" alt="" width="709" height="466" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/05/Syuting.jpeg 709w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/05/Syuting-300x197.jpeg 300w" sizes="(max-width: 709px) 100vw, 709px" /><figcaption id="caption-attachment-2266" class="wp-caption-text">Dokpri</figcaption></figure>
<p>Tak kuasa menahan rasa haru. Akhirnya saya berkesempatan mengikuti sebuah syuting iklan layanan masyarakat.</p>
<p>Semuanya berawal dari sebuah cerita yang pernah saya publikasikan di sebuah platform media sosial. Tentang kisah seorang guru yang pernah mengajariku saat masih duduk di bangku sekolah dasar.</p>
<p>Tidak pernah saya duga, kalau kisah itu akan diangkat menjadi iklan layanan masyarakat oleh sebuah perusahaan farmasi nasional. Tepatnya sebagai iklan untuk mengenang Hari Pahlawan dan Hari Guru lima tahun silam.</p>
<p>Tentu saya sangat bersyukur, kisah hidup saya bersama guru sekolah dasarku bisa menjadi kisah yang menginspirasi. Bukan itu saja, saya pun berkesempatan mempersembahkan sesuatu kepada guru yang pernah mendidikku.</p>
<p><iframe title="Pahlawan Inspirasiku" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/3d4aptPULW4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Itulah kekuatan dari sebuah cerita. Ternyata cerita yang sederhana itu, telah berubah menjadi konten yang bisa dinikmati oleh banyak orang.</p>
<p>Saya yakin sahabat pembaca pun sesungguhnya memiliki banyak cerita.</p>
<p>Sebab sesungguhnya tidak ada manusia yang tidak punya cerita. Bahkan, pada dasarnya manusia bisa dibilang sebagai makhluk bercerita atau sering disebut dengan <strong>homo fabulans</strong>.</p>
<p>Lantas, apakah alasan manusia itu senang atau ingin bercerita?</p>
<p>Ternyata, manusia itu pada umumnya ingin di dengar. Bahkan tidak sedikit manusia yang merasa lega ketika menyampaikan unek-unek yang tersimpan dalam hatinya kepada orang lain.</p>
<p>Ada juga tipikal manusia yang senang bercerita karena ingin mendapat pengakuan dan penghargaan, sehingga begitu bersemangat untuk menceritakan setiap capaian dan keberhasilan dalam kehidupannya.</p>
<p>Selain itu, ada hal yang tak kalah penting.</p>
<p>Dengan bercerita ternyata dapat membantu manusia membangun dan mempererat hubungan satu dengan yang lainnya. Bahkan tidak jarang dengan cerita itu tercipta hubungan yang erat dan mendalam. Ini pula yang membuktikan bahwa manusia itu adalah makhluk sosial.</p>
<p>Apa pun alasan manusia itu bercerita, setidaknya dari berbagai cerita tersebut ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh seseorang. Tidak jarang seseorang mendapatkan moral, hiburan, inspirasi, dan motivasi hidup dari setiap cerita yang pernah didengarnya.</p>
<p>Nah, di tengah-tengah maraknya penggunaan media sosial dan  kemajuan teknologi digital, ternyata semangat bercerita itu tetap melekat pada diri manusia. Bahkan, sering sekali cerita-cerita itu dikemas dalam bentuk konten menarik dan segar.</p>
<p>Uniknya, di era informasi seperti sekarang ini, ada jenis pekerjaan baru bagi mereka yang senang dan kreatif mengolah cerita dan informasi yang dia miliki. Jenis pekerjaan yang saya maksudkan salah satunya adalah content creator.</p>
<p>Sudah pernah dengar istilah content creator?</p>
<p>Bisa dibilang kalau content creator itu adalah orang yang terlibat aktif dalam pembuatan konten. Sementara kalau bicara tentang bentuk konten tersebut bisa saja dalam bentuk tulisan, gambar, audio, dan video.</p>
<p>Kemudian, konten tersebut ditayangkan pada berbagai platform sesuai tujuan dan kepentingannya. Bisa saja ditampilkan di berbagai media sosial seperti blog, facebook, instagram, youtube, dan yang lainnya.</p>
<p>Kalau bicara dari sisi penghasilan, pekerjaan sebagai content creator itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Tidak sedikit content creator yang berhasil meraup keuntungan sebagai hasil kerja kreatifnya. Jadi, sah-sah saja kalau semakin banyak orang yang menggeluti pekerjaan sebagai content creator secara profesional.</p>
<p>Oleh karena itu, tidak kaget lagi ketika Presiden Joko Widodo pernah bertanya kepada seorang pelajar sekolah dasar tentang cita-citanya. Tentu tidak ada yang menduga kalau anak tersebut menjawabnya dengan penuh semangat, bahwa dia ingin menjadi seorang youtuber.</p>
<p>Itu pertanda bahwa pekerjaan sebagai pembuat konten mendapat tempat di hati masyarakat, tentunya karena ada peluang dan harapan yang menjanjikan di sana.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah Anda juga tertarik menjadi seorang content creator?</p>
<p>Sesungguhnya, siapa pun memiliki kesempatan menjadi seorang content creator. Bahkan tidak ada batasan umur, gender, profesi, agama, suku, ras, atau yang lainnya untuk menjadi seorang content creator.</p>
<p>Selagi memiliki cerita dan informasi menarik untuk dibagikan, kenapa tidak? Bukankah setiap hidup kita masing-masing memiliki pengalaman hidup yang unik, yang layak menjadi bahan pembelajaran, inspirasi, motivasi, hiburan bagi orang lain?</p>
<p><img class="size-medium wp-image-154 alignleft" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-1024x768.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-100x75.jpg 100w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul.jpg 1060w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sebagai seorang guru, saya tergolong senang dan aktif menulis di berbagai platform. Baik itu konten tentang pengalaman hidup sebagai guru, pendidikan, parenting, humaniora, sosial budaya, teknologi, dan lain sebagainya.</p>
<p>Konten-konten yang saya tulis tersebut, tentu bukan saja bermanfaat untuk khalayak luas, tetapi sering sekali dari konten tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi peserta didik di dalam atau di luar kelas.</p>
<p>Mengingat saya aktif menulis konten, akhirnya saya pun dipercaya menjadi pembimbing ekstrakurikuler di sekolah tempat saya mengajar. Baik itu sebagai pembimbing ekstrakurikuler “Content Creator” maupun  “Blogger Club”.</p>
<p>Menjadi pembimbing ekstrakurikuler tersebut, tentu harus bisa menjadi model bagi peserta didik. Layaknya yang pernah disampaikan Ki Hajar Dewantara, “Ing Ngarso Sung Tulodo”. Guru harus menjadi teladan.</p>
<p>Artinya, kalau mau mengajar tentang bagaimana membuat konten yang baik kepada peserta didik, tentu gurunya harus terlebih dahulu melakoninya. Atau jangan hanya menginstruksikan peserta didik membuat konten, tetapi guru sendiri tidak pernah membuat konten.</p>
<p>Bahagianya sebagai pembimbing ekstrakurikuler tersebut, ternyata sudah ada ratusan peserta didik yang pernah saya bimbing membuat konten di kelas ekstrakurikuler. Bukan saja bermanfaat ketika duduk di bangku SMA, ada juga yang masih aktif membuat konten setelah duduk di bangku kuliah atau di dunia kerja.</p>
<p><img class="aligncenter wp-image-1145 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-1024x768.jpg" alt="" width="758" height="569" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-1024x768.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-100x75.jpg 100w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2.jpg 1040w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /></p>
<p>Selain sebagai pembimbing ekstrakurikuler, saya juga aktif membuat konten untuk kepentingan lomba. Baik itu dalam bentuk blog, foto, video, dan podcast. Dari begitu banyak lomba yang pernah saya ikuti, setidaknya sudah ada lebih dari 70 prestasi tingkat nasional.</p>
<p>Karena aktif menulis konten, saya juga pernah juga menjadi narasumber di sebuah stasiun radio swasta, menjadi juri lomba, membawa pelatihan, serta berkesempatan berkeliling beberapa daerah yang belum pernah saya kunjungi.</p>
<p><img class="aligncenter wp-image-1151" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/radio.jpg" alt="" width="700" height="524" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/radio.jpg 259w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/radio-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Intinya, tidak ada ruginya disiplin dan konsisten membuat konten, untungnya sih banyak. Seperti beberapa hal yang sudah saya paparkan di atas.</p>
<p>Itulah salah satu cerita saya tentang pengalaman menulis konten. Saya sangat senang bisa berbagi cerita melalui konten. Setidaknya ada banyak yang merasakan manfaat dari konten tersebut.</p>
<p>Nah, bagi Anda yang ingin juga menggeluti dunia “perkontenan”, baik sekadar untuk menyalurkan hobi atau memang ingin dilakukan secara profesional, jalanilah sebuah proses. Proses itu bisa panjang atau cepat, karena itu harus tetap bersabar.</p>
<p>Satu hal yang tidak boleh diabaikan, teruslah belajar, asah kreativitas, perdalam keahlian pendukung sebagai content creator.</p>
<p>Lalu, jangan lupa berkonten rialah dengan intenet provider yang mumpuni. <a href="https://indihome.co.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Internet</strong></a> adalah senjata pamungkas yang tidak boleh diabaikan oleh seorang content creator.</p>
<p>Kalau bicara tentang <strong>internet provider</strong>, maka jawabannya adalah <strong>IndiHome</strong>. IndiHome sendiri adalah internet provider yang ada di bawah naungan <strong>Telkom Indonesia</strong>.</p>
<p>Pertanyaannya, mengapa harus memilih IndiHome?</p>
<p>Alasannya karena internet IndiHome itu cepat dan stabil, harga terjangkau, ada berbagai paket yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan, serta memiliki jaringan yang luas di seluruh negeri.</p>
<p>Sekarang, selamat berkonten ria, raihlah impianmu sebagai content creator, dan jadilah berguna bagi banyak orang melalui konten yang berkualitas dan unggul.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Mau Berkonten Ria di Platform Digital? Ada IndiHome Sahabat Content Creator</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/#respond</comments>
				<pubDate>Thu, 04 May 2023 13:34:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[IndiHome]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2260</guid>
				<description><![CDATA[Di era kemajuan teknologi internet dan maraknya platform media sosial, istilah content creator sudah akrab di telinga kita. Atau jangan-jangan, sahabat pembaca juga saat ini <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-76" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/21462621_10155745808138140_1186629486037489666_n.jpg" alt="" width="700" height="526" /></p>
<p>Di era kemajuan teknologi internet dan maraknya platform media sosial, istilah content creator sudah akrab di telinga kita. Atau jangan-jangan, sahabat pembaca juga saat ini sedang berkecimpung sebagai content creator.</p>
<p>Kita akui, kian hari memang kita melihat bahwa semakin ramai saja orang yang menggeluti dunia content creator, baik itu sekadar untuk menyalurkan hobi atau menjadikannya sebuah profesi.</p>
<p>Bagi yang menyalurkan hobinya, barangkali merasa puas ketika dapat berkreasi dan dapat berbagi kisah atau informasi kepada orang lain.</p>
<p>Sementara bagi mereka yang menggelutinya secara profesional, barangkali menganggap bahwa menjadi content creator bisa dijadikan kesempatan sebagai lahan pekerjaan baru, mengingat tidak sedikit perusahaan atau brand yang membutuhkan jasa dari para content creator.</p>
<p>Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan content creator tersebut?</p>
<p>Content creator adalah orang yang terlibat dalam membuat konten baik dalam bentuk tulisan, gambar, suara, dan video. Atau bisa juga merupakan perpaduan dari keempat unsur tadi. Misalnya perpaduan antara tulisan dan gambar, perpaduan suara dan video, dan lain sebagainya.</p>
<p>Menjadi content creator memang tidaklah mudah. Apalagi ingin menjadi content creator yang menghasilkan karya berkualitas dan unggul.</p>
<p>Seorang content creator memang harus didukung oleh berbagai keahlian. Seperti keahlian dalam melakukan riset, menggali informasi, dan mengolah informasi atau data menjadi konten yang segar dan menarik.</p>
<p>Selain itu, harus memiliki ketrampilan untuk menganalisis kebutuhan audiens serta cara mengkomunikasikan konten sesuai dengan target audiens.</p>
<p>Seorang content creator juga harus memiliki kemampuan menulis yang baik, menguasai teknik fotografi dan videografi, melakukan desain dan editing, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Oleh karena itu, seorang content creator memang harus menjadi sosok pembelajar, konsisten dan disiplin, senang dengan tantangan dan mampu memanfaatkan setiap kesempatan.</p>
<p>Lantas, bagaimanakah seorang content creator dapat memaksimalkan potensi di dunia digital agar berhasil secara maksimal, terutama bagi mereka yang menggeluti sebagai bidang dari pekerjaan?</p>
<p>Dalam sebuah ITalks yang saya ikuti 30 April 2023 lalu, yang bertemakan “Dari Konten Jadi Cuan” , seorang narasumber Zata Ligouw (Digital Personal Branding) menyampaikan bagaimana kita bisa menghasilkan cuan dari konten tersebut?</p>
<p>Pertama, memiliki pengalaman dan pengetahuan pada suatu niche itu penting sekali. Dengan pengalaman dan pengetahuan tersebut, tentunya kita bisa menawarkan niche dari konten kita yang disenangi dan dibutuhkan orang lain.</p>
<p>Kedua, perlunya kita menempatkan konten pada platform yang tepat. Artinya dengan ketepatan penempatan konten akan memungkinkan semakin banyak orang yang dapat menikmati konten yang kita sajikan. Apalagi setiap platform tersebut sebenarnya memiliki karakteristik tersendiri.</p>
<p>Ketiga, ada baiknya kita melakukan publikasi secara disiplin dan konsisten. Barangkali dengan cara ini akan membuat orang lain semakin sering berkunjung ke platform yang kita gunakan. Semakin banyak yang berkunjung maka kita semakin berkesempatan untuk menempatkan konten kita pada hati para pengunjung.</p>
<p>Keempat, ketika tulisan kita memiliki niche tersendiri, berada pada platform yang tepat, serta dipublikasikan dengan konsisten, maka ini kesempatan bagi kita untuk mencari kerjasama dan sponsor untuk konten tersebut.</p>
<p>Kelima, seorang content creator juga sangat perlu untuk melakukan promosi platform secara serius, sehingga semakin disenangi dan mendapatkan pengunjung yang setia.</p>
<p>Keenam, jangan lupa untuk membuat personal branding melalui konten dan platform yang kita gunakan.</p>
<p>Itu beberapa hal penting agar konten suatu waktu dapat menghasilkan cuan.</p>
<p>Tetapi sesungguhnya, ada yang tidak kalah penting bagi seorang content creator. Kira-kira, apakah itu? Jaringan <strong><a href="https://indihome.co.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">internet</a></strong>.</p>
<p>Tanpa jaringan internet, bagaimana konten itu dapat dipublikasikan dan disebarkan di media sosial?</p>
<p>Satu hal juga yang perlu diperhatikan, bahwa content creator tersebut akan lebih maksimal ketika jaringan internet tersebut memiliki koneksi yang cepat dan stabil.</p>
<p>Nah, kalau kita bicara internet yang cepat dan stabil, maka pilihannya <strong>IndiHome</strong>. IndiHome adalah <strong>internet provider</strong> yang berada di bawah naungan <strong>Telkom Indonesia</strong>.</p>
<p>Sesungguhnya, apakah keunggulan dari IndiHome tersebut, sehingga, seorang content creator harus menjatuhkannya pilihannya pada internet provider yang satu ini.</p>
<p>Pertama, IndiHone itu menyediakan berbagai pilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan. Kedua, dengan perlindungan digital ekstra yang ditawarkan setidaknya mampu menghindarkan pelanggan dari berbagai ancaman serangan virus, phising, dan sejenisnya. Ketiga, koneksi internetnya stabil walau dalam keadaan cuaca buruk. Keempat, jaringan IndiHome tersebut sudah sangat luas, bukan saja di kota-kota hingga ke pelosok desa pun sudah ada.</p>
<p>Itulah beberapa keunggulan dari IndiHome, dan sesungguhnya masih banyak lagi keunggulan lainnya yang bisa didapatkan dari layanan IndiHome tersebut, sehingga seorang content creator bisa berkonten ria.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Literasi Digital Bagi Anak (Siswa)</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/24/pentingnya-literasi-digital-bagi-anak-siswa/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/24/pentingnya-literasi-digital-bagi-anak-siswa/#respond</comments>
				<pubDate>Sun, 23 Apr 2023 23:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2257</guid>
				<description><![CDATA[Sebagai orang tua, pernahkah merasa khawatir kalau anak Anda sedang mengalami ketergantungan atau kecanduan pada gadget?  Ternyata, itu bukan hanya masalah Anda. Ada banyak orang <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/24/pentingnya-literasi-digital-bagi-anak-siswa/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1786" aria-describedby="caption-attachment-1786" style="width: 703px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-1786 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/10/Gambar-Menulis.jpg" alt="" width="703" height="539" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/10/Gambar-Menulis.jpg 703w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/10/Gambar-Menulis-300x230.jpg 300w" sizes="(max-width: 703px) 100vw, 703px" /><figcaption id="caption-attachment-1786" class="wp-caption-text">Dokpri</figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagai orang tua, pernahkah merasa khawatir kalau anak Anda sedang mengalami ketergantungan atau kecanduan pada gadget? </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ternyata, itu bukan hanya masalah Anda. Ada banyak orang tua yang merasa khawatir anak mereka sedang mengalami ketergantungan atau kecanduan pada gadget, atau memanfaatkannya untuk aktivitas yang negatif atau yang tidak bermanfaat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lantas, apakah kita akan menyalahkan kehadiran gadget di zaman sekarang? Atau berupaya menjauhkan gadget dari tangan anak kita?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Saya rasa tidak demikian konsepnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kita sudah melihat bersama, bahwa gadget bagi seorang anak (siswa) ternyata sangat penting untuk mendukung pendidikan mereka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Masih ingat bukan? Ketika dunia dilanda pandemi covid-19, dunia pendidikan adalah salah satu yang merasakan betapa penting dan gentingnya teknologi digital seperti <em>smartphone</em>, tablet, laptop, atau komputer.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Saya sendiri sebagai guru, merasakan hal tersebut. Bahwa untuk melakukan pembelajaran daring, setidaknya di tangan guru dan siswa harus ada gadget sebagai sarana pendukung untuk berinteraksi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tidak mungkin selama dua tahun saya tetap dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab saya sebagai guru dengan baik tanpa adanya gadget di tangan siswa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sekali lagi, pokok permasalahannya sesungguhnya bukan gadget, tetapi bagaimana gadget yang ada di tangan anak (siswa) bisa dimanfaatkan untuk perkembangan dan kemajuan diri serta menghasilkan berbagai karya yang bermanfaat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Gadget tentu tidak salah, tergantung kita yang memanfaatkannya. Ibarat pisau, yang sangat bermanfaat untuk mengupas bawang, tetapi dapat juga melukai. Kita pilih yang mana?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Oleh karena itu, edukasi tentang pemanfaatan gadget teramat penting bagi para anak (siswa). Tentunya keluarga dan sekolah memegang peranan penting untuk hal ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagai orang tua atau guru, mulailah memperkenalkan literasi digital sejak dini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ngomong-ngomong sudah pernah mendengar istilah literasi digital?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Menurut UNESCO, bahwa literasi digital itu merupakan kecakapan (life skills). Tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi, tapi juga melibatkan kemampuan dalam bersosialisasi, sikap berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetisi digital.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Atau bisa juga dibilang bahwa literasi digital tersebut melibatkan hal-hal berikut, seperti membaca, memahami, menulis, dan mengkaryakan sesuatu sebagai sebuah pengetahuan maupun konten baru dengan media teknologi digital.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara, untuk meningkatkan kecakapan dalam berliterasi digital, pemerintah kita, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memperkenalkan empat pilar literasi digital. Kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, ketika anak (siswa) sudah melek literasi digital, berharap gadget di tangan anak (siswa) diperuntukkan untuk hal yang baik, penting, dan berguna.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagai orang tua dan guru, kita wajib tetap mendampingi anak dalam hal memanfaat gadget tersebut, membentuk prosedur atau aturan yang jelas, serta keteladanan dalam pemanfaatan gadget.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berdasarkan pengalaman sebagai guru, saya mencoba menularkan semangat pemanfaatan gadget bagi para siswa untuk hal yang baik dan positif. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Misalnya, melalui ekstrakurikuler “Blogger Club” yang saya bimbing di sekolah, saya berupaya agar siswa untuk berkarya dengan mempublikasikan tulisan di blog</span><span style="font-weight: 400;">, </span><span style="font-weight: 400;">baik itu</span> <span style="font-weight: 400;">berupa pengetahuan, pengalaman, atau hal-hal yang dapat menginspirasi orang lain.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Begitu juga sebagai orang tua di rumah, saya tetap mendidik dan membimbing anak, agar tetap memanfaatkan gadget dengan baik dan benar untuk keperluan pendidikan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sekali lagi, pendampingan dan keteladanan adalah salah satu cara paling bijak yang dapat membantu agar anak saya menggunakan gadget untuk hal-hal yang bermakna.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Oleh karena itu, hasilnya terlihat jelas dan nyata, tidak sedikit siswa yang menghasilkan karya dan prestasi di media online, begitu juga dengan anak saya di rumah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dengan demikian, kalau mereka sudah memanfaatkan gadget dan jaringan <a href="https://indihome.co.id/blog/pengertian-internet-ketahui-sejarah-perkembangan-dan-manfaatnya" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>internet</strong></a> untuk hal yang baik dan berguna, maka tidak ada hal yang sia-sia ketika mencoba memfasilitasi anak dengan gadget dan jaringan internet dari </span><b>internet provider</b><span style="font-weight: 400;"> berkualitas.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Barangkali, tidak akan ada ruginya ketika mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar </span><b>internet provider</b><span style="font-weight: 400;"> dan memanfaatkan jasa </span><b>internet provider </b><span style="font-weight: 400;">tersebut</span><b>.</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bahkan dengan sikap dan tanggung jawab yang sudah teruji, sebaiknya anak harus difasilitasi dengan </span><b>internet provider</b><span style="font-weight: 400;"> yang dapat memaksimalkan potensi dan karya mereka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, kalau kita berbicara tentang </span><b>internet provider, </b><span style="font-weight: 400;">maka </span><b>IndiHome</b><span style="font-weight: 400;"> adalah salah satu internet provider yang banyak dipercaya di negeri ini. Alasannya tentu karena kualitas jangkauan, pengalaman, dan inovasi yang tidak pernah berhenti.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Apalagi IndiHome itu, ada di bawah perusahaan </span><b>Telkom Indonesia</b><span style="font-weight: 400;">, yang sudah dikenal luas di negeri kita.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Akhir kata, semoga kehadiran internet provider dan gadget yang ada di tangan anak kita, dapat melahirkan berbagai karya untuk memajukan masyarakat kita.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sumber Referensi:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">https://perpustakaan.bsn.go.id/index.php?p=news&amp;id=1640</span></p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/24/pentingnya-literasi-digital-bagi-anak-siswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Imunisasi Lengkap: Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/20/imunisasi-lengkap-lindungi-diri-keluarga-dan-masyarakat/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/20/imunisasi-lengkap-lindungi-diri-keluarga-dan-masyarakat/#respond</comments>
				<pubDate>Wed, 19 Apr 2023 23:55:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[PID]]></category>
		<category><![CDATA[PID2023]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2248</guid>
				<description><![CDATA[Kami hampir menyerah untuk memberikan imunisasi covid-19 kepada anak kembar kami yang berkebutuhan khusus. Mereka berupaya untuk menghindar dan meronta saat mau melakukan imunisasi. Berbagai <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/20/imunisasi-lengkap-lindungi-diri-keluarga-dan-masyarakat/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2249" aria-describedby="caption-attachment-2249" style="width: 701px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2249 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/imunisasi.jpeg" alt="" width="701" height="566" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/imunisasi.jpeg 701w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/imunisasi-300x242.jpeg 300w" sizes="(max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-2249" class="wp-caption-text">Sumber gambar: tangkapan layar dari informasi kementerian kesehatan</figcaption></figure>
<p>Kami hampir menyerah untuk memberikan imunisasi covid-19 kepada anak kembar kami yang berkebutuhan khusus. Mereka berupaya untuk menghindar dan meronta saat mau melakukan imunisasi.</p>
<p>Berbagai bujuk rayu kami lakukan, tetapi mereka tidak mau ke area pelaksanaan imunisasi.</p>
<p>Sepertinya mereka sangat trauma melihat petugas tenaga kesehatan. Barangkali karena mereka pernah menjalani proses terapi yang sangat panjang.</p>
<p>Untung saja kami mendapat dukungan dari penyelenggara imunisasi dan tenaga kesehatan. Dengan penuh kesabaran, akhirnya anak kami pun mendapatkan imunisasi covid-19, walau dengan menggunakan tenaga empat orang yang harus memegangi mereka.</p>
<p>Begitulah pengalaman kami melakukan imunisasi covid-19 kepada anak kami yang berkebutuhan khusus sebanyak dua kali.</p>
<p>Saya tidak dapat menduga apa yang akan terjadi kalau kami menyerah saat itu. Pasti ada rasa penyesalan. Pasalnya, beberapa bulan kemudian setelah menyelesaikan dua kali imunisasi covid-19, kami sekeluarga pun terpapar covid-19.</p>
<p>Saya sangat yakin, kalau bukan karena imunisasi covid-19, fisik kami pasti tidak kuat melawan virus yang sedang bersarang di dalam tubuh kami.</p>
<p>Memang saat itu kami sempat mengalami demam sehari dan disusul dengan batuk-batuk, tapi setidaknya tidak lagi merasakan gejala berat seperti yang pernah dirasakan orang yang terpapar covid-19 tetapi belum pernah mendapatkan imunisasi.</p>
<h2><strong>Bersinergi Menumbuhkan Kesadaran Imunisasi</strong></h2>
<p>Berdasarkan pengalaman tersebut, tentu menyadarkan kita semua tentang pentingnya  imunisasi. Hal ini sesungguhnya bukan saja bicara imunisasi covid-19, tetapi begitu halnya dengan imunisasi lainnya.</p>
<p>Sesuai dengan hakikatnya, memang imunisasi tersebut merupakan suatu proses yang membuat orang kebal terhadap penyakit tertentu, seperti hepatitis, polio, tubercolosis, difteri, pertusis, tetanus, meningitis, pneumonia, diare, campak, dan lain sebagainya.</p>
<p><iframe title="Video Ajakan Imunisasi (dr. Ellya)" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/XGxdHczzOuo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Harus disadari memang, bahwa ada jenis Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi atau sering disebut juga dengan istilah PD3I.</p>
<p>Jadi bisa dibayangkan kalau seseorang mengalami penyakit yang masuk kategori PD3I, tetapi orang yang bersangkutan belum pernah mendapatkan imunisasi yang relevan. Bagaimana tubuhnya akan melawan jenis penyakit tersebut?</p>
<p>Imunisasi memang bukan sesuatu yang baru di dunia dan di negeri kita. Bahkan kalau melihat sejarahnya, imunisasi di Indonesia pertama kali telah mulai dilangsungkan tahun 1956 untuk memberi kekebalan tubuh melawan penyakit cacar.</p>
<p>Kemudian berlanjut dengan imunisasi campak tahun 1963, BCG untuk penyakit TBC tahun 1973, imunisasi tetanus toksoid tahun 1974, imunisasi DPT tahun 1975, imunisasi polio tahun 1981, dan imunisasi lainnya terus berkembang hingga sekarang.</p>
<p>Fakta sejarah memang berkata, bahwa pemberian imunisasi tersebut diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang sangat efektif dalam upaya memerangi wabah penyakit yang sedang berjangkit, bahkan bisa menghindarkan diri dari kecacatan dan kematian. Tetapi fakta tersebut tidak serta merta beriringan dengan tumbuhnya kesadaran seluruh masyarakat.</p>
<p>Hingga saat ini, masih ada saja yang menganggap imunisasi tersebut tidak penting dan genting dilakukan.</p>
<p>Berdasarkan data tahun 2021 yang dirilis WHO, terdapat 25 juta anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap di tingkat global. Angka ini menunjukkan peningkatan 5,9 juta lebih banyak dari tahun 2019. Atau dari segi presentasinya, ada penurunan dari 86% pada tahun 2019 menjadi 81% pada tahun 2021.</p>
<p>Bagaimana dengan keadaan di Indonesia?</p>
<p>Ternyata terdapat sebanyak 1,525,936 anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sejak tahun 2017 hingga tahun 2021. Atau setara dengan 93,7% pada tahun 2019 menjadi 84,5% pada tahun 2021.</p>
<p>Tetapi kita bersyukur pada tahun berikutnya telah ada peningkatan.</p>
<p>Pada tahun 2022, telah terjadi peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap sebesar 99,6%. Namun bukan tanpa permasalahan, bahwa ternyata pelaksanaan imunisasi tersebut belum merata di setiap wilayah yang ada di Indonesia.</p>
<p>Dari situs sehatnegeriku.kemkes.go.id dikatakan bahwa capaian Imunisasi nasional tahun 2022 belum mencapai target, utamanya disumbang oleh provinsi di luar regional Jawa dan Bali, dimana capaian per provinsi masih dibawah 35%. salah satunya ditandai dengan adanya Kejadian Luar Biasa Polio (KLB) polio di salah satu Kabupaten di Aceh.</p>
<p>Selain itu tantangan di atas, ternyata hingga sekarang masih ada beberapa tantangan lainnya.</p>
<p>Misalnya, masih ada anggapan negatif terhadap imunisasi rutin seperti dapat menimbulkan autisme dan kemandulan, imunisasi tidak aman dan kurang berkualitas.</p>
<p>Ada juga yang beranggapan bahwa imunisasi itu dianggap kurang penting. Dan masih banyak lagi tantangan lainnya.</p>
<p>Masalah dan tantangan yang demikian tentunya menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mengutip pernyataan Juru bicara Kementerian Kesehatan dr. M Syahril.</p>
<blockquote><p><em><strong>“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, yang utama adalah melindungi generasi kita dari kecacatan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan cara yang paling efektif yaitu dengan Imunisasi”</strong></em></p></blockquote>
<p>Tentunya hal ini bukan semata tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Sebaiknya antara pemerintah dan masyarakat harus bersinergi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi tersebut, mengingat itu adalah kepentingan bersama kita pula, untuk meningkatkan kemajuan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Oleh karena itu, setidaknya ada beberapa pesan positif yang bisa kita sosialisasikan dan kampanyekan di lingkungan masing-masing.</p>
<p>Bahwa dengan imunisasi lengkap, maka masyarakat Indonesia akan sehat. Dengan melakukan imunisasi lengkap terbukti aman dan efektif melindungi anak dan keluarga dari PD3I.</p>
<p>Kita juga bisa menyampaikan ajakan agar membawa anak ke pos pelayanan imunisasi sesuai jadwal. Kemudian, bagi yang ingin melakukan imunisasi ganda itu ternyata aman dan bermanfaat.</p>
<p>Ada juga pesan untuk memastikan kepada Wanita Usia Subur (WUS) untuk mendapatkan imunisasi yang mengandung Tetanus Toksoid lengkap sebelum hamil.</p>
<p>Serta pastikan bahwa imunisasi rutin lengkap sudah dilakukan pada anak usia sekolah.</p>
<p><iframe title="AYO IMUNISASI RUTIN" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/Sdsb6aNOkoI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<h2><strong>Perhatian dan Dukungan untuk Populasi Khusus</strong></h2>
<p>Selanjutnya peran dan tugas kita bersama, sesungguhnya bukan saja sebatas bersinergi untuk menumbuhkan kesadaran imunisasi. Tetapi ada juga tugas dan peran yang tidak kalah penting, terutama untuk memberikan perhatian dan dukungan untuk populasi khusus.</p>
<p>Siapa saja populasi khusus yang dimaksudkan?</p>
<p>Tentu kita tidak boleh abai dengan populasi yang barangkali sering kurang mendapat perhatian tersebut seperti kaum disabilitas dan anak jalanan.</p>
<p>Pertanyaannya, mengapa penting memperhatikan dan mendukung populasi khusus yang demikian?</p>
<p>Untuk penyandang disabilitas, barangkali ada yang memiliki risiko terhadap infeksi dan komplikasi penyakit tertentu, karena itu perlu dipastikan apakah mereka sudah mendapatkan semua jenis vaksin yang dianjurkan sesuai usia mereka.</p>
<p>Begitu halnya dengan  anak jalanan. Anak jalanan sering sekali memiliki keterbatasan akses berkaitan dengan perawatan kesehatan. Belum lagi sering hidup di daerah yang kurang mendukung dari sisi kesehatan. Oleh karena itu, imunisasi itu begitu penting untuk memperkuat kekebalan tubuhnya.</p>
<p>Sementara untuk ibu hamil, perlu benar-benar diperhatikan berbagai jenis imunisasi yang akan mendukungnya melahirkan generasi yang sehat. Sebab dengan melahirkan generasi sehat, sama saja sedang menyelamatkan masa depan bangsa.</p>
<p>Itulah beberapa populasi khusus yang memang benar-benar perlu mendapat dukungan.</p>
<h2><strong>Pekan Imunisasi Dunia 2023, Momentum Bagi Kita </strong></h2>
<p>Nah, beberapa waktu ke depan 4-10 Mei 2023, dunia kembali akan memperingati Pekan Imunisasi Dunia (PID). Kegiatan tersebut sesungguhnya bukan kegiatan baru, tetapi sudah dimulai sejak 2012 yang diprakarsai oleh <em>World Health Assembly</em> (WHA).</p>
<p>Bagi kita, PID tersebut harus kita jadikan sebagai momentum untuk bersinergi meningkatkan kepedulian dan kesadaran bagi diri, keluarga, dan masyarakat tentang pentingnya imunisasi. Tentu senada dengan tujuan dari PID 2023 itu sendiri.</p>
<p>Pertama. Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat terutama orang tua dan pengasuh anak dalam mencapai status imunisasi rutin lengkap sesuai jadwal.</p>
<p>Kedua. Mendorong keterlibatan lintas program, lintas sektor, organisasi profesi, Lembaga Swadaya Masyarakat , dunia usaha, dan mitra lainnya dalam program imunisasi melalui inovasi berbasis bukti, guna mencapai eradikasi dan eliminasi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).</p>
<p>Ketiga. Meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan masyarakat akan nilai penting dan manfaat imunisasi untuk kesehatan keluarga sepanjang usia.</p>
<p>Harapannya dengan momentum PID kali ini, kita bisa mengajak seluruh elemen bangsa dengan ajakan “Ayo lindungi diri, keluarga dan masyarakat dengan imunisasi lengkap” sesuai tema PID 2023.</p>
<p><strong>Sumber Referensi:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://ayosehat.kemkes.go.id/pub/files/Final_Revisi3_Layout_Buku_Panduan_PID_2023_A4.pdf">https://ayosehat.kemkes.go.id/pub/files/Final_Revisi3_Layout_Buku_Panduan_PID_2023_A4.pdf</a></li>
<li><a href="https://diskominfo.pangkalpinangkota.go.id/2020/12/03/sejarah-vaksin-massal-di-indonesia-sebuah-upaya-pencegahan-penyakit/">https://diskominfo.pangkalpinangkota.go.id/2020/12/03/sejarah-vaksin-massal-di-indonesia-sebuah-upaya-pencegahan-penyakit/</a></li>
<li><a href="https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20230111/5842170/pandemi-terkendali-kemenkes-fokuskan-imunisasi-rutin-pada-anak/">https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20230111/5842170/pandemi-terkendali-kemenkes-fokuskan-imunisasi-rutin-pada-anak/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/20/imunisasi-lengkap-lindungi-diri-keluarga-dan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Berolahraga di Masa Berpuasa, Mungkinkah?</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/#respond</comments>
				<pubDate>Sun, 09 Apr 2023 03:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[IndiHome]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet cepat]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2244</guid>
				<description><![CDATA[Hidup sehat adalah keinginan setiap orang. Ironisnya, tidak semua orang berupaya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang benar. Terkadang baru menyadarinya ketika penyakit sudah menggerogoti <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2245" aria-describedby="caption-attachment-2245" style="width: 758px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2245 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-1024x576.jpeg" alt="" width="758" height="426" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-1024x576.jpeg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga.jpeg 1599w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-2245" class="wp-caption-text">Ilustrasi olahraga ringan (dokpri)</figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400;">Hidup sehat adalah keinginan setiap orang. Ironisnya, tidak semua orang berupaya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang benar. Terkadang baru menyadarinya ketika penyakit sudah menggerogoti tubuh. Oleh karena itu, sudah saatnya kita mulai membangun kesadaran sejak dini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain memperhatikan pola makan, pola tidur, menjaga hati agar selalu bersih dan pikiran tetap jernih, ternyata hal ini juga tidak kalah penting, yakni rutin berolahraga. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Mengapa?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebenarnya, ada banyak manfaat berolahraga bagi tubuh kita. Misalnya, dengan berolahraga, kita dapat menjaga kebugaran fisik, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menghindari diri dari berbagai penyakit seperti serangan jantung, diabetes, obesitas , dan lain sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain hal yang sudah disebutkan di atas, ternyata olahraga juga dapat mendukung kesehatan mental, seperti membantu mengurangi stres, merangsang produksi endorfin yakni hormon yang dapat membantu meningkatkan <em>mood</em> dan mengurangi perasaan sedih dan cemas.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Mengingat pentingnya aktivitas olahraga tersebut, sudah sebaiknya kita merencanakan dan  membangun kebiasaan berolahraga.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, mengingat sekarang sedang berada pada bulan puasa, barangkali tidak sedikit yang bertanya, apakah masih memungkinkan untuk berolahraga saat menjalani puasa? Kalau memungkinkan, kira-kira kapan waktu yang tepat untuk berolahraga?  Atau, olahraga seperti apa sebaiknya dilakukan di masa bulan puasa?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari sebuah situs kesehatan yang pernah saya baca (<em>SehatQ</em>), bahwa melakukan aktivitas olahraga saat berpuasa dianggap aman. Menurut seorang pakar kebugaran tubuh mengatakan, bahwa berolahraga itu harus tetap dilakukan sebagai bagian gaya hidup, termasuk saat sedang menjalankan puasa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun perlu diperhatikan, bahwa selama bulan puasa, aktivitas olahraga tersebut perlu dilakukan secara hati-hati, serta perlu memperhatikan kondisi tubuh.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kalau dari segi waktu, maka waktu yang paling tepat melakukan aktivitas olahraga selama menjalani puasa, misalnya sebelum berbuka atau setelah makan sahur. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lakukanlah olahraga ringan dengan intensitas rendah. Ingat, bahwa aktivitas olahraga ringan dengan intensitas rendah ternyata berdampak baik untuk kesehatan tubuh. Hal yang terpenting, , jika sudah merasa lelah dalam berolahraga, alangkah baiknya segera berhenti dan beristirahat. Alias, jangan memaksakan diri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagai informasi tambahan yang pernah saya baca dalam situs <em>SehatQ</em> tersebut dikatakan, menurut hasil sebuah riset dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, berolahraga ringan dengan intensitas rendah ternyata bisa mencegah tubuh terhindar dari rasa lesu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adapun olahraga ringan yang dimaksud bisa dengan jalan kaki, yoga, naik turun tangga, lari -lari kecil, tai chi, senam, atau olahraga ringan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sekali lagi, tetaplah berhati-hati dan memperhatikan kondisi tubuh, dan jangan terlalu letih.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, sesungguhnya untuk jenis-jenis olahraga yang tepat, atau tips lain yang berhubungan dengan aktivitas olahraga saat berpuasa, sebenarnya mudah kita temukan di <a href="https://indihome.co.id/blog/pengertian-internet-ketahui-sejarah-perkembangan-dan-manfaatnya" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>internet</strong></a>. Bisa juga mendapatkannya dari berbagai tutorial yang ada di <em>youtube</em>.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Satu hal yang penting, kita harus tetap memperhatikan dukungan <strong><em>provider </em></strong></span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;">. Dengan </span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;">, maka saat sedang mencari informasi atau mengikuti tutorial, kita tidak terkendala. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Untuk mendapatkan </span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;">, barangkali kita memperhatikan internet <em>provider</em> yang terpercaya. Misalnya IndiHome yang berada di bawah payung Telkom Indonesia, sangat teruji memberikan layanan </span><b>internet cepat.</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perlu diketahui bahwa layanan </span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;"> dari IndiHome itu, sangat didukung oleh jaringan fiber optik yang tersebar di seluruh Indonesia. I</span><span style="font-weight: 400;">ndiHome sendiri hadir dengan menawarkan berbagai pilihan kecepatan internet <em>unlimited</em> hingga 300 Mbps.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berkaitan dengan kecepatan internet, alangkah baiknya juga memperhatikan hal ini. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Misalnya, kalau di rumah menggunakan 1-3 perangkat, maka gunakanlah internet 10 Mbps. Untuk 3-5 perangkat, sebaiknya gunakanlah internet 20 Mbps. Untuk 5-7 perangkat, gunakanlah internet 30 Mbps. Untuk 7-10 perangkat, gunakanlah 40 Mbps. Untuk 10-12 perangkat, gunakanlah 50 Mbps. Untuk 12-18 perangkat, gunakanlah 100 Mbps. Untuk 18-25 perangkat, gunakanlah 200 Mbps. Untuk 25-30 perangkat, gunakanlah 300 Mbps</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain bicara kecepatan internet, akses internet IndiHome juga memiliki keunggulan lainnya seperti lebih stabil dan tahan terhadap cuaca. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, pada akhir tulisan ini, saya mau ingin menyampaikan, tetaplah menjaga kesehatan tubuh dengan aktivitas olahraga. Serta, selamat berpuasa, buat sahabat pembaca yang sedang menjalankannya.</span></p>
<p><strong>Sumber Referensi: </strong></p>
<p><a href="https://indihome.co.id/internet" target="_blank" rel="noopener noreferrer">IndiHome</a> II <a href="https:/sehatq.com/artikel/olahraga-saat-puasa-ternyata-berdampak-baik-untuk-tubuh" target="_blank" rel="noopener noreferrer">SehatQ</a></p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Ruangguru: Sahabat Belajar Anak Kami</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/02/23/ruangguru-sahabat-belajar-anak-kami/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/02/23/ruangguru-sahabat-belajar-anak-kami/#respond</comments>
				<pubDate>Thu, 23 Feb 2023 11:26:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bimbel]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbel Online]]></category>
		<category><![CDATA[Brain Academy Center]]></category>
		<category><![CDATA[Brain Academy Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dafa Lulu]]></category>
		<category><![CDATA[Roboguru]]></category>
		<category><![CDATA[Ruangbelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Ruangguru]]></category>
		<category><![CDATA[Ruanguji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2168</guid>
				<description><![CDATA[“Selamat Pak! Turut bahagia mendengar anak Bapak diterima di Perguruan Tinggi Negeri impiannya.” Begitu ucapan selamat yang saya sampaikan kepada seorang rekan kerja. Saat itu, <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/02/23/ruangguru-sahabat-belajar-anak-kami/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2203" aria-describedby="caption-attachment-2203" style="width: 758px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2203 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangguru-1-1024x728.jpeg" alt="" width="758" height="539" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangguru-1-1024x728.jpeg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangguru-1-300x213.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangguru-1-768x546.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangguru-1.jpeg 1261w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-2203" class="wp-caption-text">Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>
<blockquote><p><strong>“Selamat Pak! Turut bahagia mendengar anak Bapak diterima di Perguruan Tinggi Negeri impiannya.”</strong></p></blockquote>
<p>Begitu ucapan selamat yang saya sampaikan kepada seorang rekan kerja. Saat itu, tepatnya dua tahun silam, anak sulung mereka diterima kuliah di  Institut Teknologi Surabaya (ITS) jurusan Teknik Lingkungan.</p>
<p>Nah, sebagai orang tua yang berkeinginan agar anak kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit, saya pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. Saya meminta beliau agar berbagi pengalaman tentang kiat-kiat anak mereka bisa menembus kampus negeri yang tergolong favorit itu.</p>
<p>Keinginan itu, tentu bukan semata karena saya dan istri adalah jebolan PTN. Tetapi, saya melihat bahwa ada banyak PTN berkualitas di Indonesia dengan biaya yang terjangkau dan sangat bersahabat dengan pundi-pundi.</p>
<p>Singkatnya, beliau pun menceritakan bahwa sejak kelas 10 SMA, ternyata anak mereka sudah mulai mengikuti bimbingan belajar (bimbel).</p>
<p>Kata beliau, <strong>ada banyak manfaat anak mengikuti bimbel</strong> tersebut.</p>
<p>Salah satunya, anak bisa mengulang atau memperdalam materi pelajaran yang telah diterima di sekolah. Sehingga anak bisa semakin mahir dan menguasai materi pelajaran.</p>
<p>Selanjutnya, melalui bimbel, anak dapat melatih diri untuk lebih cekatan dalam mengerjakan soal. Pasalnya, untuk menjawab soal-soal tes masuk PTN, ternyata tidak hanya dibutuhkan <strong>ketepatan</strong>, tapi juga <strong>kecepatan</strong>.</p>
<p>Dari informasi terpercaya, untuk mengerjakan soal tes masuk PTN (Seleksi Nasional Berbasis Tes), seorang peserta harus mampu mengerjakannya dengan waktu singkat, sekitar satu menit per soal. Oleh karena itu, anak yang ingin mengikuti tes masuk PTN harus sudah benar-benar terlatih membahas soal.</p>
<p>Satu lagi yang tidak kalah penting, bahwa dengan mengikuti bimbel, anak bisa mengukur kemampuannya melalui try out. Melalui hasil try out tersebut, anak akan mampu memprediksi sudah layak diterima di jurusan atau kampus mana saja.</p>
<p>Pada akhir pembicaraan kami saat itu, saya pun bertanya tentang bimbel yang direkomendasikan, tentu sesuai dengan pengalaman belajar anak beliau.</p>
<p>Kemudian, beliau  menjawab kalau anaknya sejak kelas 10 SMA sudah menggunakan <strong>Ruangguru</strong>.</p>
<p>Berdasarkan cerita tersebut, saya pun mencoba menggali informasi tentang Ruangguru. Setelah mencari berbagai informasi melalui mesin pencarian di internet, akhirnya saya menawarkan kepada anak sulung kami agar menggunakan Ruangguru  untuk mendukung pembelajarannya.</p>
<p>Ternyata apa yang saya niatkan, mendapat sambutan baik, anak kami ternyata memiliki ketertarikan untuk mencoba menggunakan Ruangguru tersebut.</p>
<p>Tepatnya tahun ajaran baru 2021/2022, ketika anak kami memasuki kelas 10 SMA, akhirnya anak kami resmi menggunakan Ruangguru sebagai sahabat belajarnya.</p>
<p>Sekarang, anak kami sudah satu setengah tahun menggunakan  Ruangguru tersebut.</p>
<p>Ternyata, setelah bersahabat selama satu setengah tahun itu, ada banyak manfaat yang sudah dirasakan.  Bahkan, pada Ruangguru, ada beberapa fitur yang sangat disenangi dan sering digunakannya  seperti <strong><a href="https://www.ruangguru.com/ruangbelajar" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Ruangbelajar</a></strong>, Ruanguji, dan Roboguru.</p>
<h2><strong>Ruangbelajar</strong></h2>
<figure id="attachment_2172" aria-describedby="caption-attachment-2172" style="width: 1893px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2172 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangbelajar-2.jpg" alt="" width="1893" height="851" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangbelajar-2.jpg 1893w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangbelajar-2-300x135.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangbelajar-2-768x345.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruangbelajar-2-1024x460.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1893px) 100vw, 1893px" /><figcaption id="caption-attachment-2172" class="wp-caption-text">Tangkapan layar dari akun Ruangguru berlangganan</figcaption></figure>
<p>Dari ketiga fitur yang sudah saya sebutkan di atas, Ruangbelajar merupakan fitur yang paling sering digunakan. Terutama yang berkaitan dengan  materi pelajaran yang sesuai dengan jurusan anak kami, yakni Kimia, Fisika, Matematika dan Biologi.</p>
<p>Melalui fitur Ruangbelajar ini, harus diakui bahwa ada banyak manfaat yang didapatkan oleh anak kami. Misalnya dapat mengulangi atau memperdalam materi pelajaran yang sudah didapatkan di sekolah, sehingga dapat menguasai  materi  pelajaran lebih mendalam. Persis seperti yang sudah disampaikan teman saya pada awal tulisan ini.</p>
<p>Bahkan sangat membantu juga ketika ingin mempersiapkan ujian di sekolah melalui drill soal, tentu dengan cara menyesuaikan topik yang berkaitan dengan ujian yang akan dihadapi.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman anak kami, Ruangbelajar itu sangat menyenangkan karena dilengkapi dengan video pembelajaran yang interaktif dan tampilan menarik. Bahkan di ruang belajar tersebut, ternyata ada ribuan video yang bisa digunakan sesuai kebutuhan belajar dan kurikulum yang sedang berjalan di sekolah, yang siap ditonton berulang kali.</p>
<p>Tidak kalah penting,  bahwa Ruangbelajar itu dilengkapi dengan fitur belajar Adapto. Adapto merupakan video belajar adaptif yang dapat disesuaikan dengan pemahaman pelajar. Dengan adapto tersebut, seorang pelajar akan memiliki perasaan memiliki guru privat.</p>
<p>Nah, agar dapat memahami lebih detail tentang cara menggunakan fitur Ruangbelajar, sahabat pembaca dapat menyaksikan video singkat dari Kak Rama.</p>
<p><iframe title="CARA PAKAI RUANGGURU | Fitur RUANGBELAJAR (Part 1: Pilih Kelas &amp; Nonton Video)" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/OQ3yFgJB6LM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Bagaimana, keren dan bermanfaat bukan?</p>
<p>Sekali lagi, ternyata manfaat Ruangbelajar, persis seperti yang telah utarakan teman saya pada awal tulisan ini.</p>
<h2><strong>Ruanguji</strong></h2>
<p>Setelah Ruangbelajar, anak kami juga sering menggunakan fitur Ruanguji. Fitur ini merupakan tempat bagi kami memantau perkembangan belajarnya dan mengukur kemampuannya melalui try out. Secara khusus, try out yang berkaitan dengan persiapan menghadapi tes masuk PTN (UTBK-SNBT).</p>
<p>Sebagai informasi, bahwa SNBT itu merupakan Seleksi Nasional Berbasis Tes, atau sebelumnya kita kenal dengan sebutan SBMPTN.</p>
<p>Memang UTBK-SNBT yang harus dihadapi anak kami, masih lama, tepatnya 2024. Tapi seperti kata orang bijak, persiapan yang matang adalah kunci keberhasilan. Bukankah orang yang lulus PTN favorit adalah orang-orang yang telah mempersiapkan diri sedini mungkin?</p>
<p>Apalagi kalau melihat data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) atau penyelenggara UTBK-SBMPTN tahun sebelumnya, bahwa ternyata total peserta yang mengikuti UTBK-SBMPTN tersebut mencapai 800.852, sementara yang diterima melalui jalur tersebut hanya 192.810 saja.</p>
<p>Wah, ternyata ketat bangat ya?</p>
<p>Karena itu, saya pun menyarankan kepada anak kami agar sejak dini atau sejak kelas 10 SMA, harus mulai terlatih dengan model soal UTBK-SNBT. Sehingga persiapannya benar-benar matang.</p>
<p>Menariknya, fitur Ruanguji dari Ruangguru tersebut, ternyata memiliki banyak keunggulan dan keuntungan bagi penggunanya.  Misalnya, melalui Ruanguji  tersebut penggunanya dapat  melihat hasil try out berapa jumlah yang benar dan salah, kemudian menganalisis materi yang perlu ditingkatkan.</p>
<p>Selain itu, dapat juga menganalisis peluang. Kira-kira  dengan nilai yang sudah diperoleh, anak dapat melihat kelayakan lulus pada program studi atau universitas yang diinginkan.  Serta dapat juga memantau peringkat  peserta melalui &#8220;leaderboard&#8221;.</p>
<p>Itulah beberapa keuantungan dari fitur Ruanguji tersebut.  Dan masih banyak lagi keuntungan lainnya.</p>
<p>Nah, untuk anak kami sendiri, kami melihat banyak kemajuannya melalui Ruanguji. Misalnya, ketika baru pertama kali megikuti try out UTBK 13 Oktober 2021, anak kami masih hanya mampu memperoleh 405. Sekarang  angka itu terus melaju, sudah berada pada kisaran 550 ke atas. Bahkan capaian tertinggi sudah pernah mencapai 614. Artinya, dari try out ke try out, skor anak kami terus melaju berkat berlatih di Ruangguru.</p>
<figure id="attachment_2210" aria-describedby="caption-attachment-2210" style="width: 758px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2210 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruanguji-1024x409.jpg" alt="" width="758" height="303" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruanguji-1024x409.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruanguji-300x120.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ruanguji-768x307.jpg 768w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-2210" class="wp-caption-text">Tangkapan layar dari akun Ruangguru berlangganan</figcaption></figure>
<p>Sebagai orang tua, tentu berharap agar dalam jangka waktu satu setengah tahun lagi, saat memasuki UTBK-SNBT 2024, nilai try out anak kami sudah bisa mencapai di atas 700-an. Hal itu tentu beralasan, mengingat tingginya nilai-nilai peserta UTBK tahun lalu (2022).</p>
<p>Misalnya, bisa lihat data dari LTMPT tahun lalu tentang nilai tertinggi pada bidang Saintek dan Soshum. Atau selengkapnya dapat melihat tabel berikut!</p>
<figure id="attachment_2212" aria-describedby="caption-attachment-2212" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2212 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/UTBK.jpeg" alt="" width="720" height="625" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/UTBK.jpeg 720w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/UTBK-300x260.jpeg 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-2212" class="wp-caption-text">Tangkapan layar dari IG LTMPT</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2213" aria-describedby="caption-attachment-2213" style="width: 714px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2213 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/UTBK2.jpeg" alt="" width="714" height="616" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/UTBK2.jpeg 714w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/UTBK2-300x259.jpeg 300w" sizes="(max-width: 714px) 100vw, 714px" /><figcaption id="caption-attachment-2213" class="wp-caption-text">Tangkapan layar dari IG LTMPT</figcaption></figure>
<h2><strong>Roboguru</strong></h2>
<p>Setelah Ruangbelajar dan Ruanguji, maka satu lagi yang tidak kalah penting adalah Roboguru. Sudah pernah dengar fitur Roboguru?</p>
<p>Roboguru itu merupakan kecerdasan buatan yang terdapat pada aplikasi Ruangguru.</p>
<p>Adapun tujuan kehadiran Roboguru tersebut, yakni bertujuan untuk untuk menyelesaikan soal-soal yang barangkali dirasa para pelajar begitu sulit untuk dipecahkan.</p>
<p>Sakin sulitnya, seolah siswa tersebut sudah mengangkat bendera putih sebagai tanda menyerah.</p>
<p>Nah, Roboguru hadir untuk hal itu. Hadir untuk membantu para pelajar untuk menemukan jawaban dari soal-soal yang dihadapi. Bukan sampai di situ saja, tetapi juga hadir untuk mendapatkan cara memecahkan sosal-soal tersebut, walau sangat sulit.</p>
<p>Caranya? Tentunya sangat mudah. Cukup dengan mengirimkan foto soal yang sedang kamu kerjakan. Setelah itu, Roboguru akan memberikan konsep belajar berupa video sesuai dengan soal yang kamu ajukan.</p>
<p>Gampang bukan?</p>
<p>Itulah beberapa fitur yang sering digunakan anak kami yang terdapat di Ruangguru.</p>
<h2><strong>Anda Tertarik Menggunakan Ruangguru?</strong></h2>
<p>Selain beberapa hal yang sudah saya ceritakan di atas, sesungguhnya ada banyak pilihan menarik lainnya yang dapat kamu temukan di Ruangguru. Semuanya itu, tentu akan memberikan pengalaman  berbeda untuk Anda dalam belajar, membantu menemukan pola belajarmu, hingga membuat kamu semakin cerdas dan kreatif dalam berpikir.</p>
<p>Misalnya saja, bagi pelajar sekolah dasar (SD), kalian bisa memanfaatkan layanan <a href="https://www.ruangguru.com/dafa-lulu" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Dafa Lulu.</strong></a></p>
<p>Layanan Dafa Lulu, tentunya sangat membantu pelajar memahami materi sekolah dengan video pembelajaran animasi, permainan interaktif bersama Dafa &amp; Lulu, dan tentu ditambah dengan banyak fitur-fitur lainnya yang menarik dan menyenangkan.</p>
<p>Ada juga <a href="https://www.brainacademy.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Brain Academy Online</strong></a>. Sudah pernah mendengar Brain Academy Online?</p>
<p>Layanan Brain Academy Online, merupakan bimbingan belajar online yang interaktif, tentunya dengan adalnya kelas &#8220;Live Teaching&#8221;yang terjadwal. Dapat melakukan konsultasi PR dengan melalui video call dan forum tanya jawab. Melakukan konseling melalui chat dan video call. Mendapatkan fasilitas tambahan seperti video belajar, try out, dan latihan soal.  Serta yang tidak kalah penting, akan mendapatkan materi belajar dalam bentuk modul cetak dan digital.</p>
<figure id="attachment_2229" aria-describedby="caption-attachment-2229" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="size-medium wp-image-2229" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ger-300x268.jpeg" alt="" width="300" height="268" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ger-300x268.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Ger.jpeg 688w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-2229" class="wp-caption-text">Dokrpi</figcaption></figure>
<p>Sebagai informasi tambahan, bahwa konsep belajar online seperti ini, tentunya sangat  berbeda dengan  yang lainnya. Tidak hanya belajar dari Star Master Teacher lulusan PTN, tetapi bisa juga bermain dan berkompetisi dengan teman se-Indonesia dengan permainan panen bintang. Seperti yang pernah dikuti anak kami.</p>
<p>Nah, bagi yang senang melakukan tatap muka, ada juga pilihan lain untuk Anda. Brain Academy Center.</p>
<p>Sudah pernah mendengar fasilitas yang satu ini?</p>
<p><a href="https://www.brainacademy.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Brain Academy Center</a> adalah bimbingan belajar dengan cara tatap muka. Untuk saat ini, Brain Academy Center telah hadir di lebih dari 80 lokasi di Indonesia. Oleh karena itu, silahkan langsung saja temukan terdekat di kotamu.</p>
<figure id="attachment_2231" aria-describedby="caption-attachment-2231" style="width: 758px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2231 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Peta-1024x489.jpg" alt="" width="758" height="362" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Peta-1024x489.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Peta-300x143.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Peta-768x367.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/02/Peta.jpg 1525w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-2231" class="wp-caption-text">Tangkapan layar dari Ruangguru.com</figcaption></figure>
<p>Untuk Brain Academy Center ini, Anda dapat menikmati layanan kelas tatap muka terjadwal yang interaktif dengan terjadwal. Dapat melakukan konsultasi PR dengan tatap muka dan lewat forum tanya jawab. Melakukan konseling melalui chat dan video call. Mendapatkan fasilitas tambahan, yakni mengakses semua fitur Brain Academy Online.  Serta yang tidak kalah penting, akan mendapatkan materi belajar dalam bentuk modul cetak dan digital.</p>
<p>Sekarang &#8230;&#8230;.</p>
<p>Bagi Anda (sebagai pelajar atau orang tua) yang tertarik dengan layanan Ruangguru, cara berlangganannya sebenarnya sangat mudah lho! Langsung saja menuju website <a href="https://bayar.ruangguru.com/">https://bayar.ruangguru.com/</a>  dan ingat! pilih jenjang kelas Anda saat ini.</p>
<p>Sesudah itu, Anda dapat login menggunakan email dan password akun Ruangguru yang sudah didaftarkan lebih dulu. Lalu, pilih produk yangAnda inginkan dan pastikan kelasnya sudah sesuai ya!</p>
<p>Berikutnya, cek paket dan fasilitas belajar sesuai kebutuhan Anda dengan cara melakukan meng-klik “Lihat Paket Belajar” lalu klik Beli dan pilih metode pembayaran. Jangan lupa, pastikan paket yang kamu beli sudah sesuai dan yang tidak kalah penting segera selesaikan pembayarannya ya! Biar kamu langsung bisa menikmati pembelajaran melalui Ruangguru.</p>
<p>Atau selengkapnya, bisa juga melihat cara berlangganannya melalui link <strong><a href="https://layanan.ruangguru.com/hc/id-id/articles/9790691392281-Bagaimana-cara-pembelian-paket-belajar-di-Ruangguru" target="_blank" rel="noopener noreferrer">layanan ruangguru</a></strong>. Dan jangan lupa! Langsung saja <strong>download aplikasi Ruangguru di App Store atau Play Store</strong> sekarang juga.</p>
<p>Selamat berpetualang dengan berbagai pengalaman pembelajaran yang menarik, hanya di Ruangguru.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/02/23/ruangguru-sahabat-belajar-anak-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Bersinergi Mendukung Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan 2022-2045</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2022/12/20/bersinergi-mendukung-peta-jalan-pengembangan-ekosistem-industri-kedirgantaraan-2022-2045/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2022/12/20/bersinergi-mendukung-peta-jalan-pengembangan-ekosistem-industri-kedirgantaraan-2022-2045/#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 15:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[IDF]]></category>
		<category><![CDATA[Dirgantara]]></category>
		<category><![CDATA[IDF2022]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Dirgantara]]></category>
		<category><![CDATA[PPN/Bappenas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2138</guid>
				<description><![CDATA[Andai saya mempunyai waktu sepuluh jam untuk menebang pohon, saya akan melewatkan delapan jam pertama untuk mengasah kapak saya. (Abraham Lincoln) Apa yang terlintas dalam <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2022/12/20/bersinergi-mendukung-peta-jalan-pengembangan-ekosistem-industri-kedirgantaraan-2022-2045/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2140" aria-describedby="caption-attachment-2140" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2140 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas.jpeg 1280w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-2140" class="wp-caption-text">Foto: Tangkapan Layar Youtube PPN/Bappenas</figcaption></figure>
<blockquote><p><em><strong>Andai saya mempunyai waktu sepuluh jam untuk menebang pohon, saya akan melewatkan delapan jam pertama untuk mengasah kapak saya. (Abraham Lincoln)</strong></em></p></blockquote>
<p>Apa yang terlintas dalam benakmu ketika membaca kata bijak tersebut?</p>
<p>Bagi saya, kata bijak itu sedang menyampaikan betapa pentingnya perencanaan sebelum melakukan sebuah aksi. Sukses tidaknya sebuah program, proyek atau kegiatan, sangat ditentukan oleh perencanaan yang matang.</p>
<p>Tentunya, bangsa (negara) kita pun tidak luput dari persepsi atau pandangan yang demikian. Bahwa perencanaan yang matang adalah pintu masuk menuju aksi demi terwujudnya masa depan bangsa yang lebih baik, atau merealisasikan cita-cita dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, seperti yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.</p>
<p>Oleh karena itu, negara kita pun dilengkapi dengan sebuah instansi yang berurusan dengan perencanaan, yakni Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, atau yang sering kita dengar dengan sebutan PPN/Bappenas.</p>
<p>Dengan kehadiran Kementerian PPN/Bappenas diharapkan menjadi pengarah semua lembaga dan kementerian negara dalam melaksanakan tugas pembangunan nasional agar lebih terstruktur, strategis dan menyeluruh lintas sektor.</p>
<p>Harus diakui memang, untuk membangun Indonesia itu dibutuhkan sinergi dari semua pihak. Dan itulah yang sesungguhnya yang diupayakan oleh PPN/Bappenas.</p>
<p>Misalnya saja, untuk mendukung agenda pembangunan Indonesia 2045, yang notabene merupakan masa Indonesia Emas (100 tahun kemerdekaan Indonesia), tentu butuh perencanaan yang matang dan kuat agar bangsa kita menjadi negara maju dan makmur, sehingga ke depannya bangsa kita semakin diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain yang ada di muka bumi ini.</p>
<p>Untuk mewujudkan impian tersebut, Kementerian PPN/Bappenas tentu tidak henti-hentinya melakukan berbagai perencanaan.</p>
<p>Bahkan PPN/Bappenas terlibat aktif dalam menjaring ide dan gagasan tentang reindustrialisasi, gagasan untuk industri masa depan bangsa yang lebih maju, serta bagaimana menghasilkan strategi peningkatan peran industrialisasi  untuk mencapai Visi Indonesia 2045.</p>
<p>Salah satu upaya yang dimaksud adalah dengan membentuk Indonesia Development Forum (IDF).</p>
<p>Sudah pernah mendengar tentang IDF?</p>
<p>IDF merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas. IDF tersebut merupakan wadah yang mempertemukan para praktisi pembangunan di sektor publik, swasta, dan nirlaba untuk bertukar gagasan.</p>
<p>Melalui forum tersebut diupayakan untuk mendorong pemikiran dan pendekatan baru dalam menghadapi tantangan Indonesia dalam mewujudkan pembangunan.</p>
<p>Atau kalau bicara tentang tujuannya, maka IDF itu sendiri bertujuan untuk beberapa hal berikut.</p>
<p>Pertama, untuk mengumpulkan aktor-aktor pembangunan untuk menyusun agenda pembangunan Indonesia. Kedua, untuk mengomunikasikan hasil penelitian dan bukti atas berbagai tantangan pembangunan dan solusi-solusi apa saja yang efektif untuk mengatasinya. Ketiga, untuk mendorong kolaborasi dalam mengatasi persoalan-persoalan pembangunan Indonesia yang paling mendesak.</p>
<p>Untuk pelaksanaan IDF itu sendiri, sesungguhnya sudah dimulai sejak 2017. Kehadiran IDF tentu merupakan wadah diskusi-diskusi produktif dalam mengatasi berbagai isu strategis pembangunan Indonesia. Dan forum tersebut masih terus berlanjut hingga sekarang (2022).</p>
<p>Nah, untuk Acara Puncak IDF 2022, telah berhasil dilangsungkan pada 21-22 November 2022 di Bali. Adapun tema yang diusung pada Acara Puncak IDF 2022 adalah “The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigm for Indonesia’s Economic Transformation”.</p>
<p>Melalui tema tersebut, jelas kita dipahami bahwa paradigma baru industri ternyata memegang peranan penting dalam menopang transformasi ekonomi bangsa kita.</p>
<figure id="attachment_2148" aria-describedby="caption-attachment-2148" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2148 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-3.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-3.jpeg 1280w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-3-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-3-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-3-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-2148" class="wp-caption-text">Foto: Tangkapan Layar Youtube PPN/Bappenas</figcaption></figure>
<p>Senada yang disampaikan oleh Suharso Manoarfa (Menteri PPN/Bappenas) sebagai pembicara utama pada hari pertama Acara Puncak IDF 2022 (21/11/2022). “Transformasi ekonomi Indonesia untuk mewujudkan visi 2045 harus ditopang industrialisasi”.</p>
<p>Bahkan beliau menyampaikan berdasarkan pengalaman negara lain menunjukkan bahwa untuk naik kelas dari <em>lower income</em> ke <em>middle income</em>, atau dari <em>middle income</em> ke <em>higher income</em> diperlukan transformasi ekonomi. Sementara transformasi ekonomi yang dimaksud selalu dilakukan melalui industrialisasi.</p>
<p>Dengan demikian, industrialisasi merupakan sarana efektif untuk meningkatkan produktivitas perekonomian, sehingga ekonomi Indonesia dapat tumbuh tinggi dalam jangka panjang untuk mencapai Visi Indonesia 2045.</p>
<p>Suharso Manoarfa juga menekankan bahwa industrialisasi untuk transformasi ekonomi harus dilakukan dengan paradigma baru, bukan hanya sekedar industri.</p>
<p>Oleh karena itu, industrialisasi baru harus dilakukan dengan cara meningkatkan kompleksitas ekonomi (<em>economic complexity)</em> dan keterkaitan antar produk (<em>product connectedness</em>). Begitu pula dengan peningkatan akumulasi pengetahuan produktif, yang didukung oleh riset dan inovasi. Serta adaptif terhadap permintaan pasar dan tren baru ke depan.</p>
<p>Selain hal di atas, peningkatan daya saing industri harus berorientasi pada prinsip keberlanjutan seperti penerapan <em>green economy</em>, <em>blue economy</em>, dan <em>circular economy</em>. Begitu pula dengan prinsip kemajuan teknologi seperti percepatan transformasi digital, termasuk penerapan industri 4.0 yang merupakan kunci dalam mengupayakan efisiensi dan produktivitas industri serta sumber daya manusia industri yang lebih tinggi.</p>
<p>Nah, berkaitan dengan upaya memajukan industri di negara kita, pada Acara Puncak IDF 2022, telah dilakukan beberapa inisiatif. Antara lain, peluncuran rencana induk pengembangan industri digital , peluncuran peta jalan pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan, serta penandatanganan nota kesepahaman PTDI dengan ITB: pusat rancang bangun pesawat.</p>
<p>Berbicara tentang peluncuran Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan (2022-2045), tentunya diharapkan dapat menjadi panduan pelaksanaan kebijakan pembangunan di bidang kedirgantaraan oleh berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan industri dirgantara nasional yang berdaya saing, serta membawa dampak kemajuan dan kesejahteraan bersama.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah arti penting dari industri kedirgantaraan bagi bangsa kita?</p>
<p>Amalia Adininggar Widiyasanti selaku Deputi Bidang Ekonomi Bappenas, dalam paparannya pada hari kedua Acara Puncak IDF 2022 (22/11/2022) menyampaikan bahwa “Industri kedirgantaraan akan menjadi sektor pendorong industrialisasi Indonesia”.</p>
<p>Setidaknya, ada beberapa alasan mengapa industri kedirgantaraan tersebut menjadi sektor pendorong industrialisasi Indonesia. Misalnya, mendukung pengembangan rantai pasok, mendukung pertumbuhan industri lain, mendukung adopsi teknologi dan meningkatkan produktivitas ekonomi, serta menciptakan efek pengganda bagi ekonomi.</p>
<p>Bisa dikatakan bahwa efek pengganda bagi ekonomi itu, tidak terlepas dengan efek pengganda pada tenaga kerja. Untuk industri kedirgantaraan itu sendiri, efek penggandanya adalah 2,5. Artinya, dengan terciptanya 1 juta tenaga kerja pada industri kedirgantaraan secara langsung, maka akan tercipta tenaga kerja secara tidak langsung sebesar 2,5 juta.</p>
<p>Seperti halnya yang pernah dialami oleh Amerika pada 2010, terciptanya tenaga kerja secara langsung sebesar 1 juta, ternyata mampu tercipta tenaga kerja tidak langsung sebesar 2,48 juta.</p>
<p>Hal itu tentunya bisa tercipta karena adanya efek dari industri kedirgantaraan tersebut dengan industri lainnya.</p>
<p>Tentu itulah harapan kita bersama, dengan mengembangkan industri kedirgantaraan, maka bangsa kita akan dapat menggerakkan industrialisasi untuk mewujudkan Visi Indonesia 2045.</p>
<figure id="attachment_2143" aria-describedby="caption-attachment-2143" style="width: 758px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-2143 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-1-1024x576.jpeg" alt="" width="758" height="426" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-1-1024x576.jpeg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-1-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-1-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-2143" class="wp-caption-text">Foto: Tangkapan Layar Youtube PPN/Bappenas</figcaption></figure>
<p>Visi tentang industri kedirgantaraan di negeri kita tentu bukan tanpa tantangan. Amalia Adininggar pun menyampaikan beberapa tantangan dalam meningkatkan kontribusi industri kedirgantaraan untuk pencapaian Visi Indonesia 2045.</p>
<p>Misalnya, kurang konsistennya pengembangan industri dirgantara, rendahnya jumlah dan kemampuan SDM industri, rendahnya dukungan riset dan pengembangan industri, infrastruktur dirgantara kurang memadai, iklim bisnis dan investasi kurang kompetitif, serta rendahnya dukungan pembiayaan dan mitra strategis.</p>
<figure id="attachment_2145" aria-describedby="caption-attachment-2145" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2145 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-2.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-2.jpeg 1280w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-2-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-2-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-2-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-2145" class="wp-caption-text">Foto: Tangkapan Layar Youtube PPN/Bappenas</figcaption></figure>
<p>Oleh karena tantangan industri kedirgantaraan tidak mudah, maka sangat diharapkan terwujudnya sinergi yang kuat untuk mendukung Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan.  Mengingat ekosistem pemangku kepentingan di industri Kedirgantaraan itu tidak sedikit, maka perlu kesepahaman dalam menjalankan kolaborasi, demi terciptanya visi industri kedirgantaraan tersebut.</p>
<figure id="attachment_2150" aria-describedby="caption-attachment-2150" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-2150 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-4.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-4.jpeg 1280w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-4-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-4-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-4-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-2150" class="wp-caption-text">Foto: Tangkapan Layar Youtube PPN/Bappenas</figcaption></figure>
<p>Senada halnya yang juga disampaikan oleh Prof. Hari Muhammad (Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB). Bahwa ekosistem industri dirgantara tersebut memiliki banyak unsur yang saling harus saling mendukung.</p>
<p>Pada paparannya, beliau menyampaikan ekosistem industri dirgantara terdiri atas empat unsur utama. Diantaranya, unsur industri itu sendiri, pendidikan, riset, dan otoritas.</p>
<p>Nah, dalam hal ekosistem industri dirgantara tersebut harus ada unsur pemerintah. Pemerintah akan menjadi unsur pemersatu di tengah, memastikan sinergi, kestabilan, arus investasi, serta keberlanjutan sistem, demi tujuan nasional.</p>
<figure id="attachment_2152" aria-describedby="caption-attachment-2152" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-2152 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-5.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-5.jpeg 1280w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-5-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-5-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2022/12/Bappenas-5-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-2152" class="wp-caption-text">Foto: Tangkapan Layar Youtube PPN/Bappenas</figcaption></figure>
<p>Apa yang telah dilaksanakan pada Acara Puncak IDF 2022 ini adalah titik terang sinergi dan kolaborasi tersebut.</p>
<p>Misalnya, pemerintah, dalam hal ini Kementerian PPN/Bappenas telah menyusun peta jalan pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan, tentu untuk mendukung perkembangan industri dirgantara 2045.</p>
<p>Begitu pula dengan adanya kesepakatan melalui Penandatanganan MoU Institut Teknologi Bandung &#8211; PT Dirgantara Indonesia pada Acara Puncak IDF 2022 tersebut.</p>
<p>Itulah beberapa bentuk sinergi untuk mendukung kemajuan industri kedirgantaraan. Tentu sangat diharapkan terjadinya sinergi dengan unsur-unsur lainnya, baik melalui kegiatan Indonesia Development Forum, atau pada kesempatan lainnya.</p>
<p>Tentu kita berharap visi industri dirgantara ini berjalan dengan baik, dengan demikian akan terjadi transformasi ekonomi bagi bangsa dan masyarakat kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumber Referensi:</strong></p>
<ol>
<li>https://www.bappenas.go.id/sejarah</li>
<li>https://indonesiadevelopmentforum.com</li>
<li>https://www.youtube.com/watch?v=8NIRfVdtZsg&amp;t=3s</li>
<li>https://www.youtube.com/watch?v=onc4KZy0C_g&amp;t=2s</li>
</ol>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2022/12/20/bersinergi-mendukung-peta-jalan-pengembangan-ekosistem-industri-kedirgantaraan-2022-2045/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/313 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 5/51 queries in 0.156 seconds using redis

Served from: thurneysensimanjuntak.com @ 2025-10-16 21:04:59 by W3 Total Cache
-->