<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MizanAntiBukuBajakan &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<atom:link href="https://thurneysensimanjuntak.com/tag/mizanantibukubajakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<description>Ruang Berbagi Lewat Tulisan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Oct 2019 11:24:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.2.21</generator>

<image>
	<url>https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-Thur-Sketsa-1-32x32.jpg</url>
	<title>MizanAntiBukuBajakan &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Memerangi Pembajakan Buku Mulai dari Diri Sendiri</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2019/10/14/__trashed/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2019/10/14/__trashed/#comments</comments>
				<pubDate>Mon, 14 Oct 2019 15:18:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[MizanAntiBukuBajakan]]></category>
		<category><![CDATA[MizanLawanBajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=84</guid>
				<description><![CDATA[“Buku adalah jendela dunia” begitu kata orang bijak. Saya pun sepakat dengan hal itu. Melalui buku, saya dapat mengetahui sejarah sebuah bangsa, kehebatan peradabannya, kemajuan <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2019/10/14/__trashed/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[
<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1-1024x768.jpg" alt="" data-id="107" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/2019/10/14/__trashed/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042-png-1/" class="wp-image-107" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1-1024x768.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1-100x75.jpg 100w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/slogan-baru-kompasiana-5aa8f025f133445fbc2d0042.png-1.jpg 1032w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure></li></ul>



<p>“Buku adalah jendela dunia” begitu kata orang bijak. </p>



<p>Saya pun sepakat dengan hal itu. Melalui buku, saya dapat
mengetahui sejarah sebuah bangsa, kehebatan peradabannya, kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologinya, kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya,
dinamika perpolitikannya, keunggulan pendidikannya, keindahan panorama alamnya,
dan masih banyak lagi.</p>



<p>Mungkin kita tidak pernah berkesempatan mengelilingi dunia,
tapi yakinlah dengan buku itu, kita telah melakukannya.</p>



<p>Untuk urusan buku, saya termasuk orang yang beruntung. Sejak
kecil saya dibesarkan di sebuah keluarga yang memberikan contoh betapa
pentingnya membaca buku. Ayah saya kebetulan seorang yang senang membaca,
bahkan memiliki perpustakaan pribadi di rumah.</p>



<p>Dengan kondisi yang demikian, setidaknya dapat menularkan semangat
membaca dan mengoleksi buku bagi saya. Bahkan dengan buku-buku yang pernah saya
baca telah menginspirasi saya untuk berbagi pengetahuan melalui tulisan.</p>



<p>Bagaimana dengan sahabat pembaca? Apakah termasuk yang
senang membaca buku? Kira-kira, kapan sahabat pembaca terakhir sekali membeli
buku? </p>



<p>Saya sendiri hingga saat ini masih tetap konsisten untuk membeli buku bacaan. Bagi saya, buku adalah kebutuhan primer. Sebagai seorang guru dan penulis (blogger), saya tentu harus terus menambah wawasan dan pengetahuan, agar saya tetap memiliki “amunisi” dalam mengajar dan menulis. </p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/mizan-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-86" width="429" height="321" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/mizan-1024x768.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/mizan-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/mizan-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/mizan.jpg 1032w" sizes="(max-width: 429px) 100vw, 429px" /><figcaption>Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure></div>



<p>Nah, kalau sahabat pembaca bertanya kapan terakhir sekali
saya membeli buku, maka jawabnya bulan Sepetember lalu (21/9). </p>



<p>Buku yang saya beli adalah buku dari seorang penulis yang
saya kagumi karya-karyanya. Mau tahu siapa orangnya? Prof. Rhenald Kasali, PhD.
Buku yang saya maksud berjudul #MO “Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang
Gagal Paham” terbitan <strong>Mizan</strong>.</p>



<p>Dalam tulisan ini, tentu saya tidak dalam rangka mengupas
isi dari buku tersebut. Tetapi saya tetap merekomendasikan buku tersebut bagi
sahabat pembaca. Alasannya, mengingat buku ini bernuansa tentang
perubahan-perubahan yang sedang terjadi di sekitar kita. </p>



<p>Buku ini tentu akan membantu kita membenahi diri agar tetap lihai
berselancar di tengah-tengah gelombang perubahan dan menyikapi berbagai arus
disrupsi yang terjadi di era mobilisasi dan orkestrasi seperti sekarang.</p>



<p>Nah, kalau bicara tentang membeli buku, pastikan selalu
untuk membeli buku asli di toko terpercaya bukan buku bajakan. Mengapa? Alasananya,
ketika kita membeli buku yang asli, tentu kita akan memiliki kepuasan batin dan
tidak akan ada beban rasa bersalah yang “menghantui” ketika kita membaca lembar
demi lembar buku tersebut.</p>



<p>Selain itu, kita juga sedang mencoba untuk membangun integritas
diri. Dengan membeli buku yang asli kita juga sedang belajar menghargai hasil
karya orang lain, menghargai usaha dan keringat penulis, serta sedang turut
mendukung hal yang baik dan benar sesuai nilai-nilai yang kita anut. Bukankah
hal itu telah ditanamkan lewat keluarga dan sekolah tempat kita menimba ilmu?</p>



<p>Sebagai seorang guru, saya pun tetap memiliki tanggung jawab
untuk mengingatkan hal itu kepada anak didik di sekolah. “Jangan pernah membeli
buku bajakan termasuk memperbanyak buku dengan cara apapun, termasuk fotocopy. </p>



<p>Mungkin kelihatannya sepele, tapi itulah sejatinya
pendidikan. Sejak dini, harus ditanamkan kepada anak didik agar mereka
menghargai hak cipta orang lain. Dengan demikian ketika mereka sudah besar dan
bekerja, prinsip-prinsip tersebut tetap menjadi pegangan.</p>



<p>Kalau kita berbicara tentang urusan bajak-membajak,
Indonesia adalah “surganya”. Banyak yang mencoba mencari keuntungan dengan cara
yang tidak legal. Padahal di buku sendiri sesungguhnya sudah tertulis sanksi
pelanggaran bagi mereka yang melakukan pembajakan terhadap buku misalnya.
Tetapi sepertinya tidak membuat orang tergerak nuraninya.</p>



<p>Nah, kalau sahabat pembaca mau ikut memerangi pembajakan buku di Indonesia, mulailah dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita berada. Mari berhenti membeli buku bajakan. Maka dengan sendirinya perang itu sudah dimulai. (TS)</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2019/10/14/__trashed/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/93 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 2/23 queries in 0.062 seconds using redis

Served from: thurneysensimanjuntak.com @ 2024-07-02 17:08:06 by W3 Total Cache
-->