<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PulihkanIndonesia &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<atom:link href="https://thurneysensimanjuntak.com/tag/pulihkanindonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<description>Ruang Berbagi Lewat Tulisan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Feb 2020 21:24:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.2.21</generator>

<image>
	<url>https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-Thur-Sketsa-1-32x32.jpg</url>
	<title>PulihkanIndonesia &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kalau Hutan Sumber Pangan, Masih Tegakah Merusaknya?</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2020/02/11/kalau-hutan-sumber-pangan-masih-tegakah-merusaknya/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2020/02/11/kalau-hutan-sumber-pangan-masih-tegakah-merusaknya/#comments</comments>
				<pubDate>Tue, 11 Feb 2020 14:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[BlogCompetitionSeries]]></category>
		<category><![CDATA[HutanSumberPangan]]></category>
		<category><![CDATA[PulihkanIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RimbaTerakhir]]></category>
		<category><![CDATA[WALHIXBPN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=419</guid>
				<description><![CDATA[Sejak kecil, hutan sudah tidak asing bagiku. Pasalnya, di belakang sekolahku (waktu sekolah dasar di Rahutbosi) terdapat sebuah hutan. Saat jam istirahat atau sepulang sekolah, <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/02/11/kalau-hutan-sumber-pangan-masih-tegakah-merusaknya/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[
<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/dokpri.jpg" alt="" data-id="420" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=420" class="wp-image-420" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/dokpri.jpg 960w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/dokpri-150x150.jpg 150w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/dokpri-300x300.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/dokpri-768x768.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/dokpri-100x100.jpg 100w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure></li></ul>



<p style="color:#000000;font-size:17px" class="has-text-color">Sejak kecil, hutan sudah tidak asing
bagiku. Pasalnya, di belakang sekolahku (waktu sekolah dasar di Rahutbosi) terdapat
sebuah hutan. Saat jam istirahat atau sepulang sekolah, sesekali saya dan
teman-teman masuk ke dalam hutan tersebut.</p>



<p style="color:#030303;font-size:17px" class="has-text-color">Hutan itu memberikan kami udara
segar dan kesejukan disaat teriknya matahari. Selain itu, melalui daun dan
tumbuhan yang ada di hutan, kami dapat menikmati berbagai permainan kreatif. </p>



<p style="color:#020709;font-size:17px" class="has-text-color">Setidaknya ada satu permainan yang masih terekam dalam benakku hingga sekarang. Mau tahu jenis permainannya? Namanya, “marpulung-pulungan”.</p>



<p style="color:#000000;font-size:17px" class="has-text-color">Marpulung-pulungan adalah sebuah permainan yang berusaha mengumpulkan berbagai jenis daun. Caranya, setiap orang akan berkeliling di dalam hutan sambil mengambil berbagai jenis daun. Tentu areanya dibatasi agar tidak terlalu jauh ke dalam hutan, sehingga kami tidak ada yang kesasar.</p>



<p style="color:#06090b;font-size:17px" class="has-text-color">Selanjutnya, setiap orang akan berusaha
mengambil daun sebanyak mungkin, dengan catatan harus mengetahui nama daun yang
diambil.</p>



<p style="color:#090909;font-size:17px" class="has-text-color">Terus, bagaimana menentukan pemenangnya?
</p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Setelah selesai mengumpulkan daun, kami pun duduk membentuk lingkaran. Kemudian setiap orang mengeluarkan daun masing-masing dan mulai menyocokkan satu persatu kepada seluruh peserta permaianan. </p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Setiap daun yang sama dengan peserta
lain, dikumpulkan di satu tempat. Sementara daun yang tidak dimiliki oleh peserta
lain, sementara disisihkan atau disimpan dulu. </p>



<p style="color:#151515;font-size:17px" class="has-text-color">Pada akhir permainan, semua peserta akan
berhitung jumlah daun yang disisihkan atau disimpan. Pemilik jenis daun
terbanyak, dialah pemenangnya.</p>



<p style="color:#0c0c0c;font-size:17px" class="has-text-color">Permainan yang menyenangkan. Melalui
permainan ini juga kami ternyata mendapat berbagai pengetahuan, mengenali jenis
daun atau berbagai jenis pohon. Bisa dibilang, bermain sambil belajar Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA).</p>



<p style="color:#101010;font-size:17px" class="has-text-color">Nah, selama menjalani permainan,
adakalanya kami juga menikmati berbagai makanan berbentuk biji-bijian yang kami
temukan di dalam hutan. Misalnya, “harimonting” (Bahasa Batak). </p>



<p style="color:#010405;font-size:17px" class="has-text-color">Pernah dengar “harimonting’? Harimonting
atau yang dikenal dengan kemunting
(<em>Rhodomyrtus tomentosa</em>) merupakan tanaman yang memiliki tinggi sekitar
satu meter. Tanaman ini kalau sudah waktunya berbuah akan menghasilkan
biji-bijian yang berukuran sebesar kelereng. Awalnya bijinya berwarna hijau,
tapi kalau sudah matang warna menjadi kemerah-merahan. Kalau sudah
kemerah-merahan, maka buah itu rasanya manis. Konon katanya, biji ini memiliki kandungan
vitamin yang tinggi.</p>



<p style="color:#090909;font-size:17px" class="has-text-color">Begitulah
pengalaman menarik tentang hutan ketika keluarga kami tinggal di Rahutbosi,
Pangaribuan, Sumatera Utara.</p>



<p class="has-medium-font-size"></p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-1024x144.jpg" alt="" data-id="425" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=425" class="wp-image-425" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-1024x144.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-300x42.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-768x108.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled.jpg 1100w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p style="color:#121212;font-size:17px" class="has-text-color">Setelah kelas 6 SD, keluarga kami pindah ke Hutanabolon, Sibolga. Sebelas tahun berada di sana, membuatku semakin mengenal arti pentingnya hutan. <strong><a href="https://walhi.or.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Hutan sumber pangan  (opens in a new tab)">Hutan sumber pangan</a></strong><a href="https://walhi.or.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Hutan sumber pangan  (opens in a new tab)"> </a>yang dapat bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.</p>



<p style="color:#0e0e0e;font-size:17px" class="has-text-color">Memang ada perbedaan hutan yang ada di Rahutbosi (Pangaribuan) dan Hutanabolon (Sibolga). Kalau di Rahutbosi, hutannya di dominasi pohon pinus dan kemenyan. Tetapi kalau di Hutanabolon, hutannya banyak ditumbuhi pohon yang menghasilkan sumber makanan, terutama buah-buahan. </p>



<p style="color:#0c0c0c;font-size:17px" class="has-text-color">Tidak jarang teman-teman mengajakku mengambil buah ke hutan. Dari berbagai jenis buah yang paling saya sukai adalah durian. Salah satu alasan yang membuatku menyukai buah durian adalah aromanya yang khas dan rasanya yang lezat. </p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian.jpg" alt="" data-id="427" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=427" class="wp-image-427" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian.jpg 960w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Durian (sumber gambar : pixabay.com)</figcaption></figure></li></ul>



<p style="color:#090909;font-size:17px" class="has-text-color">Selain dimakan langsung, saya juga
sering menjadikan duren sebagai pendamping ketan. Rasanya? “maknyus” loh,
meminjam jargon almarhum Bondan Winarno.</p>



<p style="color:#050505;font-size:17px" class="has-text-color">Sahabat pembaca, ternyata bicara buah durian bukan semata bicara nikmat di mulut saja. Tetapi durian juga memiliki berbagai manfaat untuk tubuh kita. Mau tahu?</p>



<p style="color:#070707;font-size:17px" class="has-text-color">Berdasarkan sebuah sumber yang penulis baca, bahwa durian ternyata memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Alasannya, durian ternyata mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang tentunya dibutuhkan tubuh kita setiap harinya.</p>



<figure class="wp-block-image"><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-1.jpg" alt="" class="wp-image-452" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-1.jpg 985w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-1-300x214.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/durian-1-768x548.jpg 768w" sizes="(max-width: 985px) 100vw, 985px" /></figure>



<p style="color:#050505;font-size:17px" class="has-text-color">Secara
spesifik, adapun kandungan 100 gram durian ternyata mengandung sekitar 27 gram
karbohidrat, 1,5 gram protein, 5 gram lemak, 4 gram serat, vitamin A sebanyak
44 IU, magnesium 30 mg, fosfor 39 mg, vitamin C sekitar 20 mg dan mineral
lainnya.</p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Seperti
yang sudah saya sampaikan di atas, ternyata banyak manfaatnya kalau kita
konsumsi. Misalnya, dapat mencegah penyakit jantung. Alasannya, karena durian
tersebut ternyata mengandung asam folat yang tinggi, bagus untuk kesehatan
jantung. </p>



<p style="color:#0e0e0e;font-size:17px" class="has-text-color">Selain
itu, durian juga sangat bagus untuk memperkuat otot, hal ini karena kandungan
thiamin yang terdapat dalam durian tersebut. </p>



<p style="color:#0c0c0c;font-size:17px" class="has-text-color">Selanjutnya,
karena memiliki kandungan potasium, maka durian ternyata mampu memperlancar
peredaran darah.</p>



<p style="color:#050505;font-size:17px" class="has-text-color">Nah, bagi
Anda yang memiliki permasalahan kesulitan tidur, barangkali durian bisa menjadi
solusinya. Durian ternyata memiliki kandungan tritopan karena ampuh menimbulkan
rasa kantuk.</p>



<p style="color:#090808;font-size:17px" class="has-text-color">Mengingat
durian merupakan buah yang kaya serat, maka memakan durian akan membantu
memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit.</p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Berikutnya,
dua zat penting dalam durian, seperti phytonutrient dan phytosterol, dipercaya
mampu mematikan sel-sel penyebab kanker, memperbaiki reaksi anti tumor pada
tubuh,</p>



<p style="color:#050505;font-size:17px" class="has-text-color">Itulah
beberapa manfaat dari mengonsumsi durian. Bersyukurnya, ada banyak hutan di
Indonesia yang ditumbuhi oleh pohon durian yang mampu menyediakan kebutuhan
masyarakat. Dengan demikian, kita pun tidak terlalu sulit menemukannya terutama
disaat musim durian.</p>



<p style="color:#0c0c0c;font-size:17px" class="has-text-color">Selain
buah durian, penulis juga sangat suka olahan makanan yang terbuat dari rebung. Rebung
merupakan bahan makanan yang berasal dari akar bambu yang masih berupa tunas
yang muda.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/well-being-3402277_960_720.jpg" alt="" data-id="429" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=429" class="wp-image-429" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/well-being-3402277_960_720.jpg 960w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/well-being-3402277_960_720-300x169.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/well-being-3402277_960_720-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption><br>Rebung (sumber gambar : pixabay.com)</figcaption></figure></li></ul>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Dulu, semasa kecil di kampung, ibuku sering memasak rebung ini menjadi sayur bersantan. Selain itu, rebung juga enak kalau dimasak bersamaan dengan ikan mas atau yang dikenal dengan ikan mas arsik (masakan khas Batak).</p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Disamping karena rasanya nikmat, satu lagi alasanku yang membuat rebung ini enak karena tekstur yang renyah membuat sensasi tersendiri saat mengunyahnya di mulut.</p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Nah,
kalau berbicara tentang makanan ini,&nbsp;
satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah manfaatnya kalau kita
konsumsi. Sama halnya seperti durian yang sudah dipaparkan di atas.</p>



<p style="color:#101010;font-size:17px" class="has-text-color">Berikut
adalah beberapa alasan mengapa kita harus mengonsumsi rebung. </p>



<p style="color:#090909;font-size:17px" class="has-text-color">Rebung
dapat menurunkan kadar kolesterol (LDL). Hal ini dapat terjadi karena rebung mengandung
fitonutrien dan&nbsp;fitosterol yang dapat menurunkan kadar lemak buruk di
dalam darah. </p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Selanjutnya, rebung dapat menurunkan berat badan. Kog bisa? Rebung ternyata memiliki kandungan serat yang tinggi, karena itu perut mudah terasa kenyang sehingga mempermudah untuk pengendalian nafsu makan. </p>



<p style="color:#0a0b0b;font-size:17px" class="has-text-color">Selain
itu, kandungan gula dan lemak di dalam rebung sangat rendah. Bisa dibilang
dalam 100 gram hanya terdapat sekitar 2,5 gram kandungan gula dan 0,49 gram kandungan
lemak.</p>



<p style="color:#030303;font-size:17px" class="has-text-color">Rebung
juga dapat mengatasi peradangan, hal ini karena rebung ternyata memiliki
kandungan asam fenolik yang bermanfaat sebagai makananan anti-inflamasi yang
baik.</p>



<p style="color:#070707;font-size:17px" class="has-text-color">Itulah beberapa manfaat dari mengonsumsi rebung, bahkan masih banyak manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan dari rebung.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-2-1024x145.jpg" alt="" data-id="438" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/?attachment_id=438" class="wp-image-438" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-2-1024x145.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-2-300x43.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-2-768x109.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/Untitled-2.jpg 1100w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p style="font-size:17px">Sahabat pembaca, tentu memiliki berbagai pengalaman dengan hutan. Baik secara langsung atau tidak. Untuk itu, kita pasti sepakat bahwa hutan itu begitu penting bagi kehidupan. </p>



<p style="font-size:17px">Dulu, Ketika belajar di sekolah, pada pelajaran geografi, guru kami tidak pernah lupa menekankan arti pentingnya hutan bagi kehidupan. Mulai dari fungsi orologis (mencegah erosi), klimatologis (mengatur iklim), hidrologis (penyimpan air) dan estetika (tempat wisata).</p>



<p style="font-size:17px">Belum lagi seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya. Bahwa hutan itu bermanfaat sebagai wadah keanekaragaman hayati, yang tentunya merupakan tempat berbagai macam makanan dari hutan.</p>



<p style="font-size:17px">Itulah berbagai alasan pentingnya hutan selalu dijaga.</p>



<p style="font-size:17px">Tapi amat disayangkan, banyak orang tidak menyadari hal tersebut. Terlalu serakah dan tidak berpikir jangka panjang. Tidak sedikit yang merusak hutan, mengalihkan fungsinya, bahkan membakarnya demi kepentingan pribadi.</p>



<p style="font-size:17px">Sejenak mari kita perhatikan kembali data rekapitulasi luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sejak 2014-2019. Tahun 2014 ada seluas 44.411,36 ha yang mengalami kebakaran, 2.611.411,44 ha (2015), 438.363,19 (2016), 165.483,92 ha (2017), 529.266,64 ha (2018) serta 1.592.010,00 ha (2019).</p>



<p style="font-size:17px">Menyedihkan bukan? Bisa kita bayangkan apa yang terjadi kalau kondisi ini terus berlanjut.</p>



<p style="font-size:17px">Saya jadi teringat dengan apa yang pernah disampaikan oleh Isaac Asimov.</p>



<blockquote class="wp-block-quote"><p>&#8220;<em><strong>Humanity is cutting down its forests, apparently oblivious to the fact that we may not be able to live without them.”</strong></em></p></blockquote>



<p style="font-size:17px">Umat manusia menebangi hutan-hutannya, jelas sekali lupa pada fakta bahwa kita tak mungkin bisa hidup tanpanya. Keprihatinan Isaac Asimov ini, sejatinya merupakan keprihatinan kita juga. Sebab hutan ini adalah milik kita bersama, jadi sudah seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama juga.</p>



<p style="font-size:17px">Kita patut berterimakasih, masih ada yang terus peduli dan bersuara lantang akan keberlanjutan hutan. Salah satunya<strong> </strong><a rel="noreferrer noopener" aria-label="WALHI (opens in a new tab)" href="https://walhi.or.id/" target="_blank"><strong>WALHI</strong></a>.</p>



<p style="font-size:17px">Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) merupakan sebuah organisasi gerakan lingkungan hidup terbesar di Indonesia.  WALHI secara aktif mendorong upaya-upaya penyelamatan dan pemulihan lingkungan hidup di Indonesia. </p>



<p style="font-size:17px">Tentu hal itu sesuai dengan visi WALHI. &#8221; Terwujudnya suatu tatanan sosial, ekonomi dan politik yang adil dan  demokratis yang dapat menjamin hak-hak rakyat atas sumber-sumber  kehidupan dan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.&#8221;</p>



<p style="font-size:17px">Nah, bagi sahabat pembaca yang ingin mendukung berbagai kegiatan WALHI, tentu kita dapat mendukungnya melalui donasi. </p>



<p>Dukungan ini tentu  untuk kepentingan kegiatan<a rel="noreferrer noopener" aria-label=" WALHI (opens in a new tab)" href="https://donasipublik.walhi.or.id/" target="_blank"><strong> WALHI</strong></a> seperti pendidikan, penguatan  kapasitas dan pemberdayaan masyarakat, pengembangan kapasitas penggiat  lingkungan hidup, dan kegiatan-kegiatan lainnya dalam upaya memastikan  daya dukung lingkungan hidup terhadap kehidupan dapat berkelanjutan.</p>



<ul class="wp-block-gallery aligncenter columns-1"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/WALHI-1.jpg" alt="" data-id="463" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/02/11/kalau-hutan-sumber-pangan-masih-tegakah-merusaknya/walhi-1/" class="wp-image-463" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/WALHI-1.jpg 450w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/WALHI-1-300x115.jpg 300w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></figure></li></ul>



<p>Akhir kata, mari tetap bersinergi untuk mendukung penyelamatan hutan. Kalau tidak bisa berbuat banyak, setidaknya kita tidak turut menambah barisan yang merusak hutan dan lingkungan. </p>



<p>Ingat! Kalau Hutan Sumber Pangan, Masih Tegakah Merusaknya?</p>



<p style="font-size:17px" class="has-text-color has-vivid-cyan-blue-color"><strong>Sumber Referensi :</strong></p>



<ol><li><a rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://www.alodokter.com/ini-manfaat-durian-bagi-kesehatan-tubuh" target="_blank">https://www.alodokter.com/ini-manfaat-durian-bagi-kesehatan-tubuh</a> (diakses 8 Februari 2020)</li><li><em><a rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://www.brilio.net/life/9-alasan-kenapa-kamu-harus-suka-makan-buah-durian-150726m.html" target="_blank">https://www.brilio.net/life/9-alasan-kenapa-kamu-harus-suka-makan-buah-durian-150726m.html#</a> </em>(diakses 9 Februari 2020)</li><li><a rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://doktersehat.com/manfaat-buah-durian/" target="_blank">https://doktersehat.com/manfaat-buah-durian/</a> (diakses 9 Februari 2020)</li><li><a rel="noreferrer noopener" aria-label="https://doktersehat.com/berbagai-manfaat-sehat-rebung-bagi-tubuh/  (opens in a new tab)" href="https://doktersehat.com/berbagai-manfaat-sehat-rebung-bagi-tubuh/" target="_blank">https://doktersehat.com/berbagai-manfaat-sehat-rebung-bagi-tubuh/ </a>(diakses 9 Februari 2020)</li><li><a href="http://sipongi.menlhk.go.id/hotspot/luas_kebakaran" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="http://sipongi.menlhk.go.id/hotspot/luas_kebakaran (opens in a new tab)">http://sipongi.menlhk.go.id/hotspot/luas_kebakaran</a> (diakses 9 Februari 2020)</li><li><a rel="noreferrer noopener" aria-label="https://walhi.or.id/visi-dan-misi (opens in a new tab)" href="https://walhi.or.id/visi-dan-misi" target="_blank">https://walhi.or.id/visi-dan-misi</a> (diakses 9 Februari 2020)</li></ol>



<p>*)Tulisan ini diikutsertakan pada &#8220;Forest Cuisine Blog Competition&#8221; yang diselenggarakan WALHI dan Blogger Perempuan.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/logo.jpg" alt="" data-id="469" data-link="https://thurneysensimanjuntak.com/2020/02/11/kalau-hutan-sumber-pangan-masih-tegakah-merusaknya/logo/" class="wp-image-469" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/logo.jpg 376w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/02/logo-300x136.jpg 300w" sizes="(max-width: 376px) 100vw, 376px" /></figure></li></ul>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2020/02/11/kalau-hutan-sumber-pangan-masih-tegakah-merusaknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/120 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 11/23 queries in 0.013 seconds using redis

Served from: thurneysensimanjuntak.com @ 2024-06-27 23:17:30 by W3 Total Cache
-->