<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Telkom Indonesia &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<atom:link href="https://thurneysensimanjuntak.com/tag/telkom-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<description>Ruang Berbagi Lewat Tulisan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 May 2023 11:42:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.2.20</generator>

<image>
	<url>https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-Thur-Sketsa-1-32x32.jpg</url>
	<title>Telkom Indonesia &#8211; Rumah #InspiraThur</title>
	<link>https://thurneysensimanjuntak.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Homo Fabulans di Era Content Creator</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/#respond</comments>
				<pubDate>Fri, 05 May 2023 11:40:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[IndiHome]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2265</guid>
				<description><![CDATA[Tak kuasa menahan rasa haru. Akhirnya saya berkesempatan mengikuti sebuah syuting iklan layanan masyarakat. Semuanya berawal dari sebuah cerita yang pernah saya publikasikan di sebuah <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2266" aria-describedby="caption-attachment-2266" style="width: 709px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2266 size-full" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/05/Syuting.jpeg" alt="" width="709" height="466" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/05/Syuting.jpeg 709w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/05/Syuting-300x197.jpeg 300w" sizes="(max-width: 709px) 100vw, 709px" /><figcaption id="caption-attachment-2266" class="wp-caption-text">Dokpri</figcaption></figure>
<p>Tak kuasa menahan rasa haru. Akhirnya saya berkesempatan mengikuti sebuah syuting iklan layanan masyarakat.</p>
<p>Semuanya berawal dari sebuah cerita yang pernah saya publikasikan di sebuah platform media sosial. Tentang kisah seorang guru yang pernah mengajariku saat masih duduk di bangku sekolah dasar.</p>
<p>Tidak pernah saya duga, kalau kisah itu akan diangkat menjadi iklan layanan masyarakat oleh sebuah perusahaan farmasi nasional. Tepatnya sebagai iklan untuk mengenang Hari Pahlawan dan Hari Guru lima tahun silam.</p>
<p>Tentu saya sangat bersyukur, kisah hidup saya bersama guru sekolah dasarku bisa menjadi kisah yang menginspirasi. Bukan itu saja, saya pun berkesempatan mempersembahkan sesuatu kepada guru yang pernah mendidikku.</p>
<p><iframe title="Pahlawan Inspirasiku" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/3d4aptPULW4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Itulah kekuatan dari sebuah cerita. Ternyata cerita yang sederhana itu, telah berubah menjadi konten yang bisa dinikmati oleh banyak orang.</p>
<p>Saya yakin sahabat pembaca pun sesungguhnya memiliki banyak cerita.</p>
<p>Sebab sesungguhnya tidak ada manusia yang tidak punya cerita. Bahkan, pada dasarnya manusia bisa dibilang sebagai makhluk bercerita atau sering disebut dengan <strong>homo fabulans</strong>.</p>
<p>Lantas, apakah alasan manusia itu senang atau ingin bercerita?</p>
<p>Ternyata, manusia itu pada umumnya ingin di dengar. Bahkan tidak sedikit manusia yang merasa lega ketika menyampaikan unek-unek yang tersimpan dalam hatinya kepada orang lain.</p>
<p>Ada juga tipikal manusia yang senang bercerita karena ingin mendapat pengakuan dan penghargaan, sehingga begitu bersemangat untuk menceritakan setiap capaian dan keberhasilan dalam kehidupannya.</p>
<p>Selain itu, ada hal yang tak kalah penting.</p>
<p>Dengan bercerita ternyata dapat membantu manusia membangun dan mempererat hubungan satu dengan yang lainnya. Bahkan tidak jarang dengan cerita itu tercipta hubungan yang erat dan mendalam. Ini pula yang membuktikan bahwa manusia itu adalah makhluk sosial.</p>
<p>Apa pun alasan manusia itu bercerita, setidaknya dari berbagai cerita tersebut ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh seseorang. Tidak jarang seseorang mendapatkan moral, hiburan, inspirasi, dan motivasi hidup dari setiap cerita yang pernah didengarnya.</p>
<p>Nah, di tengah-tengah maraknya penggunaan media sosial dan  kemajuan teknologi digital, ternyata semangat bercerita itu tetap melekat pada diri manusia. Bahkan, sering sekali cerita-cerita itu dikemas dalam bentuk konten menarik dan segar.</p>
<p>Uniknya, di era informasi seperti sekarang ini, ada jenis pekerjaan baru bagi mereka yang senang dan kreatif mengolah cerita dan informasi yang dia miliki. Jenis pekerjaan yang saya maksudkan salah satunya adalah content creator.</p>
<p>Sudah pernah dengar istilah content creator?</p>
<p>Bisa dibilang kalau content creator itu adalah orang yang terlibat aktif dalam pembuatan konten. Sementara kalau bicara tentang bentuk konten tersebut bisa saja dalam bentuk tulisan, gambar, audio, dan video.</p>
<p>Kemudian, konten tersebut ditayangkan pada berbagai platform sesuai tujuan dan kepentingannya. Bisa saja ditampilkan di berbagai media sosial seperti blog, facebook, instagram, youtube, dan yang lainnya.</p>
<p>Kalau bicara dari sisi penghasilan, pekerjaan sebagai content creator itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Tidak sedikit content creator yang berhasil meraup keuntungan sebagai hasil kerja kreatifnya. Jadi, sah-sah saja kalau semakin banyak orang yang menggeluti pekerjaan sebagai content creator secara profesional.</p>
<p>Oleh karena itu, tidak kaget lagi ketika Presiden Joko Widodo pernah bertanya kepada seorang pelajar sekolah dasar tentang cita-citanya. Tentu tidak ada yang menduga kalau anak tersebut menjawabnya dengan penuh semangat, bahwa dia ingin menjadi seorang youtuber.</p>
<p>Itu pertanda bahwa pekerjaan sebagai pembuat konten mendapat tempat di hati masyarakat, tentunya karena ada peluang dan harapan yang menjanjikan di sana.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah Anda juga tertarik menjadi seorang content creator?</p>
<p>Sesungguhnya, siapa pun memiliki kesempatan menjadi seorang content creator. Bahkan tidak ada batasan umur, gender, profesi, agama, suku, ras, atau yang lainnya untuk menjadi seorang content creator.</p>
<p>Selagi memiliki cerita dan informasi menarik untuk dibagikan, kenapa tidak? Bukankah setiap hidup kita masing-masing memiliki pengalaman hidup yang unik, yang layak menjadi bahan pembelajaran, inspirasi, motivasi, hiburan bagi orang lain?</p>
<p><img class="size-medium wp-image-154 alignleft" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-1024x768.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul-100x75.jpg 100w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/11/ekskul.jpg 1060w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sebagai seorang guru, saya tergolong senang dan aktif menulis di berbagai platform. Baik itu konten tentang pengalaman hidup sebagai guru, pendidikan, parenting, humaniora, sosial budaya, teknologi, dan lain sebagainya.</p>
<p>Konten-konten yang saya tulis tersebut, tentu bukan saja bermanfaat untuk khalayak luas, tetapi sering sekali dari konten tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi peserta didik di dalam atau di luar kelas.</p>
<p>Mengingat saya aktif menulis konten, akhirnya saya pun dipercaya menjadi pembimbing ekstrakurikuler di sekolah tempat saya mengajar. Baik itu sebagai pembimbing ekstrakurikuler “Content Creator” maupun  “Blogger Club”.</p>
<p>Menjadi pembimbing ekstrakurikuler tersebut, tentu harus bisa menjadi model bagi peserta didik. Layaknya yang pernah disampaikan Ki Hajar Dewantara, “Ing Ngarso Sung Tulodo”. Guru harus menjadi teladan.</p>
<p>Artinya, kalau mau mengajar tentang bagaimana membuat konten yang baik kepada peserta didik, tentu gurunya harus terlebih dahulu melakoninya. Atau jangan hanya menginstruksikan peserta didik membuat konten, tetapi guru sendiri tidak pernah membuat konten.</p>
<p>Bahagianya sebagai pembimbing ekstrakurikuler tersebut, ternyata sudah ada ratusan peserta didik yang pernah saya bimbing membuat konten di kelas ekstrakurikuler. Bukan saja bermanfaat ketika duduk di bangku SMA, ada juga yang masih aktif membuat konten setelah duduk di bangku kuliah atau di dunia kerja.</p>
<p><img class="aligncenter wp-image-1145 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-1024x768.jpg" alt="" width="758" height="569" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-1024x768.jpg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-300x225.jpg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-768x576.jpg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-320x240.jpg 320w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2-100x75.jpg 100w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/BI-2.jpg 1040w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /></p>
<p>Selain sebagai pembimbing ekstrakurikuler, saya juga aktif membuat konten untuk kepentingan lomba. Baik itu dalam bentuk blog, foto, video, dan podcast. Dari begitu banyak lomba yang pernah saya ikuti, setidaknya sudah ada lebih dari 70 prestasi tingkat nasional.</p>
<p>Karena aktif menulis konten, saya juga pernah juga menjadi narasumber di sebuah stasiun radio swasta, menjadi juri lomba, membawa pelatihan, serta berkesempatan berkeliling beberapa daerah yang belum pernah saya kunjungi.</p>
<p><img class="aligncenter wp-image-1151" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/radio.jpg" alt="" width="700" height="524" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/radio.jpg 259w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2020/12/radio-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Intinya, tidak ada ruginya disiplin dan konsisten membuat konten, untungnya sih banyak. Seperti beberapa hal yang sudah saya paparkan di atas.</p>
<p>Itulah salah satu cerita saya tentang pengalaman menulis konten. Saya sangat senang bisa berbagi cerita melalui konten. Setidaknya ada banyak yang merasakan manfaat dari konten tersebut.</p>
<p>Nah, bagi Anda yang ingin juga menggeluti dunia “perkontenan”, baik sekadar untuk menyalurkan hobi atau memang ingin dilakukan secara profesional, jalanilah sebuah proses. Proses itu bisa panjang atau cepat, karena itu harus tetap bersabar.</p>
<p>Satu hal yang tidak boleh diabaikan, teruslah belajar, asah kreativitas, perdalam keahlian pendukung sebagai content creator.</p>
<p>Lalu, jangan lupa berkonten rialah dengan intenet provider yang mumpuni. <a href="https://indihome.co.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Internet</strong></a> adalah senjata pamungkas yang tidak boleh diabaikan oleh seorang content creator.</p>
<p>Kalau bicara tentang <strong>internet provider</strong>, maka jawabannya adalah <strong>IndiHome</strong>. IndiHome sendiri adalah internet provider yang ada di bawah naungan <strong>Telkom Indonesia</strong>.</p>
<p>Pertanyaannya, mengapa harus memilih IndiHome?</p>
<p>Alasannya karena internet IndiHome itu cepat dan stabil, harga terjangkau, ada berbagai paket yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan, serta memiliki jaringan yang luas di seluruh negeri.</p>
<p>Sekarang, selamat berkonten ria, raihlah impianmu sebagai content creator, dan jadilah berguna bagi banyak orang melalui konten yang berkualitas dan unggul.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/05/2265/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Mau Berkonten Ria di Platform Digital? Ada IndiHome Sahabat Content Creator</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/#respond</comments>
				<pubDate>Thu, 04 May 2023 13:34:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[IndiHome]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2260</guid>
				<description><![CDATA[Di era kemajuan teknologi internet dan maraknya platform media sosial, istilah content creator sudah akrab di telinga kita. Atau jangan-jangan, sahabat pembaca juga saat ini <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-76" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2019/10/21462621_10155745808138140_1186629486037489666_n.jpg" alt="" width="700" height="526" /></p>
<p>Di era kemajuan teknologi internet dan maraknya platform media sosial, istilah content creator sudah akrab di telinga kita. Atau jangan-jangan, sahabat pembaca juga saat ini sedang berkecimpung sebagai content creator.</p>
<p>Kita akui, kian hari memang kita melihat bahwa semakin ramai saja orang yang menggeluti dunia content creator, baik itu sekadar untuk menyalurkan hobi atau menjadikannya sebuah profesi.</p>
<p>Bagi yang menyalurkan hobinya, barangkali merasa puas ketika dapat berkreasi dan dapat berbagi kisah atau informasi kepada orang lain.</p>
<p>Sementara bagi mereka yang menggelutinya secara profesional, barangkali menganggap bahwa menjadi content creator bisa dijadikan kesempatan sebagai lahan pekerjaan baru, mengingat tidak sedikit perusahaan atau brand yang membutuhkan jasa dari para content creator.</p>
<p>Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan content creator tersebut?</p>
<p>Content creator adalah orang yang terlibat dalam membuat konten baik dalam bentuk tulisan, gambar, suara, dan video. Atau bisa juga merupakan perpaduan dari keempat unsur tadi. Misalnya perpaduan antara tulisan dan gambar, perpaduan suara dan video, dan lain sebagainya.</p>
<p>Menjadi content creator memang tidaklah mudah. Apalagi ingin menjadi content creator yang menghasilkan karya berkualitas dan unggul.</p>
<p>Seorang content creator memang harus didukung oleh berbagai keahlian. Seperti keahlian dalam melakukan riset, menggali informasi, dan mengolah informasi atau data menjadi konten yang segar dan menarik.</p>
<p>Selain itu, harus memiliki ketrampilan untuk menganalisis kebutuhan audiens serta cara mengkomunikasikan konten sesuai dengan target audiens.</p>
<p>Seorang content creator juga harus memiliki kemampuan menulis yang baik, menguasai teknik fotografi dan videografi, melakukan desain dan editing, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Oleh karena itu, seorang content creator memang harus menjadi sosok pembelajar, konsisten dan disiplin, senang dengan tantangan dan mampu memanfaatkan setiap kesempatan.</p>
<p>Lantas, bagaimanakah seorang content creator dapat memaksimalkan potensi di dunia digital agar berhasil secara maksimal, terutama bagi mereka yang menggeluti sebagai bidang dari pekerjaan?</p>
<p>Dalam sebuah ITalks yang saya ikuti 30 April 2023 lalu, yang bertemakan “Dari Konten Jadi Cuan” , seorang narasumber Zata Ligouw (Digital Personal Branding) menyampaikan bagaimana kita bisa menghasilkan cuan dari konten tersebut?</p>
<p>Pertama, memiliki pengalaman dan pengetahuan pada suatu niche itu penting sekali. Dengan pengalaman dan pengetahuan tersebut, tentunya kita bisa menawarkan niche dari konten kita yang disenangi dan dibutuhkan orang lain.</p>
<p>Kedua, perlunya kita menempatkan konten pada platform yang tepat. Artinya dengan ketepatan penempatan konten akan memungkinkan semakin banyak orang yang dapat menikmati konten yang kita sajikan. Apalagi setiap platform tersebut sebenarnya memiliki karakteristik tersendiri.</p>
<p>Ketiga, ada baiknya kita melakukan publikasi secara disiplin dan konsisten. Barangkali dengan cara ini akan membuat orang lain semakin sering berkunjung ke platform yang kita gunakan. Semakin banyak yang berkunjung maka kita semakin berkesempatan untuk menempatkan konten kita pada hati para pengunjung.</p>
<p>Keempat, ketika tulisan kita memiliki niche tersendiri, berada pada platform yang tepat, serta dipublikasikan dengan konsisten, maka ini kesempatan bagi kita untuk mencari kerjasama dan sponsor untuk konten tersebut.</p>
<p>Kelima, seorang content creator juga sangat perlu untuk melakukan promosi platform secara serius, sehingga semakin disenangi dan mendapatkan pengunjung yang setia.</p>
<p>Keenam, jangan lupa untuk membuat personal branding melalui konten dan platform yang kita gunakan.</p>
<p>Itu beberapa hal penting agar konten suatu waktu dapat menghasilkan cuan.</p>
<p>Tetapi sesungguhnya, ada yang tidak kalah penting bagi seorang content creator. Kira-kira, apakah itu? Jaringan <strong><a href="https://indihome.co.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">internet</a></strong>.</p>
<p>Tanpa jaringan internet, bagaimana konten itu dapat dipublikasikan dan disebarkan di media sosial?</p>
<p>Satu hal juga yang perlu diperhatikan, bahwa content creator tersebut akan lebih maksimal ketika jaringan internet tersebut memiliki koneksi yang cepat dan stabil.</p>
<p>Nah, kalau kita bicara internet yang cepat dan stabil, maka pilihannya <strong>IndiHome</strong>. IndiHome adalah <strong>internet provider</strong> yang berada di bawah naungan <strong>Telkom Indonesia</strong>.</p>
<p>Sesungguhnya, apakah keunggulan dari IndiHome tersebut, sehingga, seorang content creator harus menjatuhkannya pilihannya pada internet provider yang satu ini.</p>
<p>Pertama, IndiHone itu menyediakan berbagai pilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan. Kedua, dengan perlindungan digital ekstra yang ditawarkan setidaknya mampu menghindarkan pelanggan dari berbagai ancaman serangan virus, phising, dan sejenisnya. Ketiga, koneksi internetnya stabil walau dalam keadaan cuaca buruk. Keempat, jaringan IndiHome tersebut sudah sangat luas, bukan saja di kota-kota hingga ke pelosok desa pun sudah ada.</p>
<p>Itulah beberapa keunggulan dari IndiHome, dan sesungguhnya masih banyak lagi keunggulan lainnya yang bisa didapatkan dari layanan IndiHome tersebut, sehingga seorang content creator bisa berkonten ria.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/05/04/mau-berkonten-ria-di-platform-digital-ada-indihome-sahabat-content-creator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Berolahraga di Masa Berpuasa, Mungkinkah?</title>
		<link>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/</link>
				<comments>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/#respond</comments>
				<pubDate>Sun, 09 Apr 2023 03:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Thurneysen]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[IndiHome]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet cepat]]></category>
		<category><![CDATA[internet provider]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://thurneysensimanjuntak.com/?p=2244</guid>
				<description><![CDATA[Hidup sehat adalah keinginan setiap orang. Ironisnya, tidak semua orang berupaya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang benar. Terkadang baru menyadarinya ketika penyakit sudah menggerogoti <a href="https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/" class="read-more-link">[more...]</a>]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2245" aria-describedby="caption-attachment-2245" style="width: 758px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2245 size-large" src="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-1024x576.jpeg" alt="" width="758" height="426" srcset="https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-1024x576.jpeg 1024w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-300x169.jpeg 300w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga-768x432.jpeg 768w, https://thurneysensimanjuntak.com/wp-content/uploads/2023/04/olahraga.jpeg 1599w" sizes="(max-width: 758px) 100vw, 758px" /><figcaption id="caption-attachment-2245" class="wp-caption-text">Ilustrasi olahraga ringan (dokpri)</figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400;">Hidup sehat adalah keinginan setiap orang. Ironisnya, tidak semua orang berupaya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang benar. Terkadang baru menyadarinya ketika penyakit sudah menggerogoti tubuh. Oleh karena itu, sudah saatnya kita mulai membangun kesadaran sejak dini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain memperhatikan pola makan, pola tidur, menjaga hati agar selalu bersih dan pikiran tetap jernih, ternyata hal ini juga tidak kalah penting, yakni rutin berolahraga. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Mengapa?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebenarnya, ada banyak manfaat berolahraga bagi tubuh kita. Misalnya, dengan berolahraga, kita dapat menjaga kebugaran fisik, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menghindari diri dari berbagai penyakit seperti serangan jantung, diabetes, obesitas , dan lain sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain hal yang sudah disebutkan di atas, ternyata olahraga juga dapat mendukung kesehatan mental, seperti membantu mengurangi stres, merangsang produksi endorfin yakni hormon yang dapat membantu meningkatkan <em>mood</em> dan mengurangi perasaan sedih dan cemas.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Mengingat pentingnya aktivitas olahraga tersebut, sudah sebaiknya kita merencanakan dan  membangun kebiasaan berolahraga.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, mengingat sekarang sedang berada pada bulan puasa, barangkali tidak sedikit yang bertanya, apakah masih memungkinkan untuk berolahraga saat menjalani puasa? Kalau memungkinkan, kira-kira kapan waktu yang tepat untuk berolahraga?  Atau, olahraga seperti apa sebaiknya dilakukan di masa bulan puasa?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari sebuah situs kesehatan yang pernah saya baca (<em>SehatQ</em>), bahwa melakukan aktivitas olahraga saat berpuasa dianggap aman. Menurut seorang pakar kebugaran tubuh mengatakan, bahwa berolahraga itu harus tetap dilakukan sebagai bagian gaya hidup, termasuk saat sedang menjalankan puasa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun perlu diperhatikan, bahwa selama bulan puasa, aktivitas olahraga tersebut perlu dilakukan secara hati-hati, serta perlu memperhatikan kondisi tubuh.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kalau dari segi waktu, maka waktu yang paling tepat melakukan aktivitas olahraga selama menjalani puasa, misalnya sebelum berbuka atau setelah makan sahur. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lakukanlah olahraga ringan dengan intensitas rendah. Ingat, bahwa aktivitas olahraga ringan dengan intensitas rendah ternyata berdampak baik untuk kesehatan tubuh. Hal yang terpenting, , jika sudah merasa lelah dalam berolahraga, alangkah baiknya segera berhenti dan beristirahat. Alias, jangan memaksakan diri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagai informasi tambahan yang pernah saya baca dalam situs <em>SehatQ</em> tersebut dikatakan, menurut hasil sebuah riset dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, berolahraga ringan dengan intensitas rendah ternyata bisa mencegah tubuh terhindar dari rasa lesu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adapun olahraga ringan yang dimaksud bisa dengan jalan kaki, yoga, naik turun tangga, lari -lari kecil, tai chi, senam, atau olahraga ringan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sekali lagi, tetaplah berhati-hati dan memperhatikan kondisi tubuh, dan jangan terlalu letih.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, sesungguhnya untuk jenis-jenis olahraga yang tepat, atau tips lain yang berhubungan dengan aktivitas olahraga saat berpuasa, sebenarnya mudah kita temukan di <a href="https://indihome.co.id/blog/pengertian-internet-ketahui-sejarah-perkembangan-dan-manfaatnya" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>internet</strong></a>. Bisa juga mendapatkannya dari berbagai tutorial yang ada di <em>youtube</em>.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Satu hal yang penting, kita harus tetap memperhatikan dukungan <strong><em>provider </em></strong></span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;">. Dengan </span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;">, maka saat sedang mencari informasi atau mengikuti tutorial, kita tidak terkendala. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Untuk mendapatkan </span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;">, barangkali kita memperhatikan internet <em>provider</em> yang terpercaya. Misalnya IndiHome yang berada di bawah payung Telkom Indonesia, sangat teruji memberikan layanan </span><b>internet cepat.</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perlu diketahui bahwa layanan </span><b>internet cepat</b><span style="font-weight: 400;"> dari IndiHome itu, sangat didukung oleh jaringan fiber optik yang tersebar di seluruh Indonesia. I</span><span style="font-weight: 400;">ndiHome sendiri hadir dengan menawarkan berbagai pilihan kecepatan internet <em>unlimited</em> hingga 300 Mbps.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berkaitan dengan kecepatan internet, alangkah baiknya juga memperhatikan hal ini. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Misalnya, kalau di rumah menggunakan 1-3 perangkat, maka gunakanlah internet 10 Mbps. Untuk 3-5 perangkat, sebaiknya gunakanlah internet 20 Mbps. Untuk 5-7 perangkat, gunakanlah internet 30 Mbps. Untuk 7-10 perangkat, gunakanlah 40 Mbps. Untuk 10-12 perangkat, gunakanlah 50 Mbps. Untuk 12-18 perangkat, gunakanlah 100 Mbps. Untuk 18-25 perangkat, gunakanlah 200 Mbps. Untuk 25-30 perangkat, gunakanlah 300 Mbps</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain bicara kecepatan internet, akses internet IndiHome juga memiliki keunggulan lainnya seperti lebih stabil dan tahan terhadap cuaca. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, pada akhir tulisan ini, saya mau ingin menyampaikan, tetaplah menjaga kesehatan tubuh dengan aktivitas olahraga. Serta, selamat berpuasa, buat sahabat pembaca yang sedang menjalankannya.</span></p>
<p><strong>Sumber Referensi: </strong></p>
<p><a href="https://indihome.co.id/internet" target="_blank" rel="noopener noreferrer">IndiHome</a> II <a href="https:/sehatq.com/artikel/olahraga-saat-puasa-ternyata-berdampak-baik-untuk-tubuh" target="_blank" rel="noopener noreferrer">SehatQ</a></p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://thurneysensimanjuntak.com/2023/04/09/berolahraga-di-masa-berpuasa-mungkinkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/133 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 1/31 queries in 0.273 seconds using redis

Served from: thurneysensimanjuntak.com @ 2024-06-11 03:41:45 by W3 Total Cache
-->