Berolahraga di Masa Berpuasa, Mungkinkah?

Ilustrasi olahraga ringan (dokpri)

Hidup sehat adalah keinginan setiap orang. Ironisnya, tidak semua orang berupaya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang benar. Terkadang baru menyadarinya ketika penyakit sudah menggerogoti tubuh. Oleh karena itu, sudah saatnya kita mulai membangun kesadaran sejak dini.

Selain memperhatikan pola makan, pola tidur, menjaga hati agar selalu bersih dan pikiran tetap jernih, ternyata hal ini juga tidak kalah penting, yakni rutin berolahraga. 

Mengapa?

Sebenarnya, ada banyak manfaat berolahraga bagi tubuh kita. Misalnya, dengan berolahraga, kita dapat menjaga kebugaran fisik, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menghindari diri dari berbagai penyakit seperti serangan jantung, diabetes, obesitas , dan lain sebagainya.

Selain hal yang sudah disebutkan di atas, ternyata olahraga juga dapat mendukung kesehatan mental, seperti membantu mengurangi stres, merangsang produksi endorfin yakni hormon yang dapat membantu meningkatkan mood dan mengurangi perasaan sedih dan cemas.

Mengingat pentingnya aktivitas olahraga tersebut, sudah sebaiknya kita merencanakan dan  membangun kebiasaan berolahraga.

Nah, mengingat sekarang sedang berada pada bulan puasa, barangkali tidak sedikit yang bertanya, apakah masih memungkinkan untuk berolahraga saat menjalani puasa? Kalau memungkinkan, kira-kira kapan waktu yang tepat untuk berolahraga?  Atau, olahraga seperti apa sebaiknya dilakukan di masa bulan puasa?

Dari sebuah situs kesehatan yang pernah saya baca (SehatQ), bahwa melakukan aktivitas olahraga saat berpuasa dianggap aman. Menurut seorang pakar kebugaran tubuh mengatakan, bahwa berolahraga itu harus tetap dilakukan sebagai bagian gaya hidup, termasuk saat sedang menjalankan puasa.

Namun perlu diperhatikan, bahwa selama bulan puasa, aktivitas olahraga tersebut perlu dilakukan secara hati-hati, serta perlu memperhatikan kondisi tubuh.

Kalau dari segi waktu, maka waktu yang paling tepat melakukan aktivitas olahraga selama menjalani puasa, misalnya sebelum berbuka atau setelah makan sahur. 

Lakukanlah olahraga ringan dengan intensitas rendah. Ingat, bahwa aktivitas olahraga ringan dengan intensitas rendah ternyata berdampak baik untuk kesehatan tubuh. Hal yang terpenting, , jika sudah merasa lelah dalam berolahraga, alangkah baiknya segera berhenti dan beristirahat. Alias, jangan memaksakan diri.

Sebagai informasi tambahan yang pernah saya baca dalam situs SehatQ tersebut dikatakan, menurut hasil sebuah riset dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, berolahraga ringan dengan intensitas rendah ternyata bisa mencegah tubuh terhindar dari rasa lesu.

Adapun olahraga ringan yang dimaksud bisa dengan jalan kaki, yoga, naik turun tangga, lari -lari kecil, tai chi, senam, atau olahraga ringan lainnya.

Sekali lagi, tetaplah berhati-hati dan memperhatikan kondisi tubuh, dan jangan terlalu letih.

Nah, sesungguhnya untuk jenis-jenis olahraga yang tepat, atau tips lain yang berhubungan dengan aktivitas olahraga saat berpuasa, sebenarnya mudah kita temukan di internet. Bisa juga mendapatkannya dari berbagai tutorial yang ada di youtube.

Satu hal yang penting, kita harus tetap memperhatikan dukungan provider internet cepat. Dengan internet cepat, maka saat sedang mencari informasi atau mengikuti tutorial, kita tidak terkendala. 

Untuk mendapatkan internet cepat, barangkali kita memperhatikan internet provider yang terpercaya. Misalnya IndiHome yang berada di bawah payung Telkom Indonesia, sangat teruji memberikan layanan internet cepat.

Perlu diketahui bahwa layanan internet cepat dari IndiHome itu, sangat didukung oleh jaringan fiber optik yang tersebar di seluruh Indonesia. IndiHome sendiri hadir dengan menawarkan berbagai pilihan kecepatan internet unlimited hingga 300 Mbps.

Berkaitan dengan kecepatan internet, alangkah baiknya juga memperhatikan hal ini. 

Misalnya, kalau di rumah menggunakan 1-3 perangkat, maka gunakanlah internet 10 Mbps. Untuk 3-5 perangkat, sebaiknya gunakanlah internet 20 Mbps. Untuk 5-7 perangkat, gunakanlah internet 30 Mbps. Untuk 7-10 perangkat, gunakanlah 40 Mbps. Untuk 10-12 perangkat, gunakanlah 50 Mbps. Untuk 12-18 perangkat, gunakanlah 100 Mbps. Untuk 18-25 perangkat, gunakanlah 200 Mbps. Untuk 25-30 perangkat, gunakanlah 300 Mbps

Selain bicara kecepatan internet, akses internet IndiHome juga memiliki keunggulan lainnya seperti lebih stabil dan tahan terhadap cuaca. 

Nah, pada akhir tulisan ini, saya mau ingin menyampaikan, tetaplah menjaga kesehatan tubuh dengan aktivitas olahraga. Serta, selamat berpuasa, buat sahabat pembaca yang sedang menjalankannya.

Sumber Referensi: 

IndiHome II SehatQ

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours